Anda Sering Mendapatkan SMS yang Menawarkan Pinjaman Online? Perhatikan dulu Lima Hal ini
Oleh Freelancer, 6 Maret 2020
lintasdetik.com - Anda sering mendapatkan SMS dari nomor yang tidak dikenal dan menawarkan pinjaman uang tunai? Biasanya, dalam pesan yang dikirim tersebut, dijanjikan bahwa proses yang dijalani untuk mendapatkan pinjaman tersebut, akan berlangsung cepat dan pasti disetujui oleh sang pemberi kredit. Namun, salah satu syarat untuk mendapatkan pinjaman tersebut adalah BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor). Nah, bagaimana seharusnya sikap kita saat mendapatkan SMS pinjaman seperti itu?
Andy Nugroho, seorang Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, menyampaikan bahwa Anda jangan mudah untuk terpengaruh tawaran pinjaman uang tunai, yang sekilas terlihat menggiurkan. Andy mengaku, bahwa dirinya pun sama sering mendapatkan SMS yang menawarkan pinjaman.
"(Kebetulan) saya juga sering dapat SMS dan telepon yang menawarkan pinjaman tunai seperti itu. Sepanjang saya belum memerlukan dana tambahan untuk keperluan yang sangat mendesak, maka saya belum mengambilnya. Seandainya pun saya sedang kekurangan uang dan sangat butuh dana tambahan, pinjaman tunai seperti itu akan menjadi alternatif kesekian bagi saya," jelas Andy, Selasa (3/3) kemarin.
Selanjutnya, Andy menuturkan bahwa ada lima hal yang bisa Anda pertimbangkan sebelum menerima tawaran pinjaman yang mensyaratkan jaminan BPKB.
Pertama, Anda perlu memperhatikan, bunga yang diberikan oleh pemberi pinjaman biasanya sangat tinggi. Sehingga, dibandingkan nanti Anda lebih sulit untuk mengembalikan pinjaman, sebaiknya berpikir ulang dan mencoba untuk mencari sumber pinjaman yang lainnya.
Kedua, Anda perlu melihat bagaimana status hukum perusahaan yang menawarkan pinjaman kepada Anda. Apakah perusahaan tersebut terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ataukah tidak.
Ketiga, Anda bisa mempertimbangkan, sebelum meminjam, untuk mengambil pilihan menggadaikan aset terlebih dahulu. Hal ini menjadi alternatif. Selain menggadaikan, Anda bisa juga untuk berpikir opsi menjual barang/aset yang Anda miliki. Meskipun kehilangan barang Anda, namun setidaknya Anda tidak akan terkena bunga yang memberatkan Anda nantinya. Serta, Anda tidak dibebani untuk keharusan mengembalikan pinjaman setelahnya.
Keempat, bila Anda ingin memiliki sejumlah uang tunai dalam waktu yang cepat, coba Anda terlebih dahulu untuk berusaha meminjam kepada sahabat atau sanak saudara Anda. Hal ini tentu akan memudahkan Anda dalam menyepakati proses pengembalian pinjamannya. Hal yang terpenting, Anda perlu menjadi seseorang yang dapat dipercayai oleh saudara atau sahabat Anda tersebut.
Kelima, bila pada akhirnya Anda memang harus mengambil pinjaman tunai, pastikan bahwa kebutuhan Anda ini benar-benar mendesak. Bagaimana kebutuhan yang mendesak itu? Misalnya, untuk kebutuhan berobat, merenovasi rumah yang rusak mendadak dan harus segera diperbaiki, dan lain sebagainya. Jangan pernah Anda mengambil pinjaman untuk suatu kebutuhan yang sifatnya konsumtif, misalnya tuntutan gaya hidup, membeli handphone baru padahal yang lama masih layak digunakan, dan lain sebagainya.
Lima hal itulah yang sebaiknya Anda pertimbangkan. Semoga bermanfaat!
Artikel Terkait
Artikel Lainnya