MU

Corona Effect, Karyawan Hotel Sudah Mulai Ada yang Dirumahkan karena Penurunan Turis yang Menginap

10 Maret 2020  |  82xDitulis oleh : Freelancer
Corona Effect, Karyawan Hotel Sudah Mulai Ada yang Dirumahkan karena Penurunan Turis yang Menginap

lintasdetik.com - Virus Corona sudah mulai berdampak terhadap perekonomian di Indonesia. Salah satunya, menurunkan tingkat keterisian dari hotel atau okupansi hotel yang ada di Indonesia, bahkan sampai titik terbawah. Ada hotel yang bahkan okupansinya di bawah 30 persen.

Agar tidak merugi, biasanya para pengusaha hotel mengefisiensikan pengeluaran,termasuk memangkas biaya operasional hotel. Biaya operasional ini biasanya termasuk dari tenaga kerja sampai dengan listrik. Menanggapi hal ini, Hariyadi Sukamdani, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) bahkan menyebutkan sudah ada hotel yang sudah mengomunikasikan ke tenaga kerja, untuk menggilirkan jam kerja ataupun merumahkan karyawannya.

"Kalau memang hotel tersebut mengalami penurunan sampai 30 persen mereka rata-rata tidak akan mungkin survive tanpa melakukan pemotongan biaya secara signifikan, salah satu yang biasa lakukan pemotongan adalah tenaga kerja, dan listrik. Biaya tenaga kerja dan listrik ini penyumbang terbesar biaya di sektor perhotelan. Sekarang kondisinya hotel sudah mulai melakukan pembicaraan dengan karyawan untuk mengambil posisi yang terbaik untuk semua pihak khususnya untuk keberlangsungan perusahaan, sebagian dari mereka menyepakati untuk bergiliran bekerja atau sebagian dirumahkan," ujar Hariyadi, Selasa (10/3).

Hariyadi menjelaskan, dengan kondisi okupansi yang di bawah 30 persen, tentu merupakan kondisi yang tidak bagus. Dirinya pun menyinggung tentang langkah-langkah kebijakan perusahaan, yang mengacu pada peristiwa krisis moneter di tahun 1997-1998 yang lalu.

"Tergantung dari situasi dan kondisi hotel, ada yang masih survive di atas 30 persen tapi sebagian ada di bawah, kalau tren seperti ini, bukan tidak mungkin terjadi kondisi yang memang tidak bagus untuk semuanya sehingga kembali lagi masing-masing hotel atau perusahaan paling tahu kondisinya dan mereka biasanya mengacu pada peristiwa pada waktu krisis ekonomi tahun 1997-1998 mereka juga melakukan hal yang sama. Jadi kesepakatan antara perusahaan dan karyawan untuk bersama-sama menanggung kondisi yang berat itu," ungkapnya.

Hariyadi membeberkan data penurunan tingkat keterisian hotel di beberapa wilayah Indonesia. untuk wilayah Batam dan Bintan, sampai dengan akhir Februari 2020 menunjukkan penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dirinya menyampaikan bahwa tingkat keterisian hotel turun menjadi 30-40 persen. Adapun bila dirata-ratakan, anjlok sampai dengan 20-30 persen. Hariyadi mengkhawatirkan, bila kondisi ini belum selesai hingga bulan April, kondisi akan semakin memburuk.

Selain di Bintan dan Batam, dirinya pun membeberkan data di Bali. Penurunan okupansi di Bali bahkan sampai berkisar 60-80 persen, khususnya di wilayah nusa dua, tuban dan legian, kuta, yang sebelumnya merupakan wilayah favorit yang dikunjungi turis dari China. 

Okupansi hotel di Bali, rata-rata hanya mencapai 30-40 persen saja, dari total kapasitas hotel. Selain di daerah yang biasanya menjadi favorit turis China, wilayah Ubud dan Sanur, yang biasanya didomunikasi turis dari Eropa dan Australia, terjadi penurunan sebesar 20-30 persen.

"Kalau kita melihat penurunan okupansi yang sangat besar, di Bali kalau tidak ada masalah Corona masih bisa jalan pada bulan Januari-Februari okupansinya sampai 70 persen. Kalau dia drop di bawah di bawah 30 persen, kerugiannya mencapai 50 persen," tambahnya.

Kondisi ini, akan berpotensi menyebabkan hotel gagal bayar terhadap biaya operasional mereka.

"Begitu pendapatan turun lebih dari 50 persen perusahaan tidak sanggup mengikuti jadwal pembayaran yang ada," pungkasnya.

Baca Juga:
Kita-sewa.com Jasa Sewa Mobil Elf Murah Dan Terpercaya Di Jakarta

Kita-sewa.com Jasa Sewa Mobil Elf Murah Dan Terpercaya Di Jakarta

Ulasan      

18 Sep 2019 | 99 FDT


Kita-sewa.com Jasa Sewa Mobil Elf Murah Dan Terpercaya Di Jakarta - Salah satu kendaraan yang paling banyak dicari oleh wisatawan atau rombongan wisata adalah mobil elf. Dan mobil elf ...

Tips Memilih Sewa Mobil yang Baik

Tips Memilih Sewa Mobil yang Baik

Tips      

14 Sep 2018 | 367 FDT


Saat tidak memiliki mobil pribadi, menyewa mobil merupakan salah satu solusi terbaik yang dapat dilakukan saat hendak bepergian, baik melakukan perjalanan ke luar kota maupun hanya acara ...

Erupsi Gunung Merapi, Jadwal Penerbangan ke dan dari Solo Tertunda

Erupsi Gunung Merapi, Jadwal Penerbangan ke dan dari Solo Tertunda

Nasional      

3 Maret 2020 | 123 Freelancer


lintasdetik.com - Gunung merapi pagi ini erupsi. Alhasil, sejumlah wilayah terkena dampaknya, yakni diguyur oleh hujan abu. Sehingga, Bandara Adi Soemarmo yang ada di Solo, ditutup ...

Neon Box Bentuk Iklan Sederhana Yang Terlihat Mewah, Bagus Dan Murah

Neon Box Bentuk Iklan Sederhana Yang Terlihat Mewah, Bagus Dan Murah

Ulasan      

23 Okt 2019 | 190 FDT


Neon Box Bentuk Iklan Sederhana Yang Terlihat Mewah, Bagus Dan Murah - Neon box merupakan promosi secara efektif untuk promosikan perusahaan maupun program kampanye sebuah perusahaan ...

Manomarion Transport jasa Sewa Mobil Elf Jakarta

Manomarion Transport jasa Sewa Mobil Elf Jakarta

Wisata      

20 Sep 2019 | 306 FDT


Manomarion Transport jasa Sewa Mobil Elf Jakarta - Jakarta merupakan kota terpadat dan juga kota tersibuk di Indonesia. Dan jasa transportasi tentunya sangat banyak dibutuhkan oleh ...

Garasi.id Situs Kredit Mobil Bekas Terpercaya Dengan Cara Pengajuan Kredit Paling Mudah

Garasi.id Situs Kredit Mobil Bekas Terpercaya Dengan Cara Pengajuan Kredit Paling Mudah

Ulasan      

17 Feb 2020 | 185 FDT


Garasi.id Situs Kredit Mobil Bekas Terpercaya Dengan Cara Pengajuan Kredit Paling Mudah - Ketika kita berencana untuk membeli kendaraan roda empat, tentunya banyak aspek yang akan kita ...

Copyright © LintasDetik.com 2018 - All rights reserved