rajatraffic

Dicurigai Melebihi Izin Tinggal 14 WNA Penghuni Apartemen Green Pramuka City Diamankan

12 Nov 2019  |  93x | Ditulis oleh : FDT
Dicurigai Melebihi Izin Tinggal 14 WNA Penghuni Apartemen Green Pramuka City Diamankan

Dicurigai Melebihi Izin Tinggal 14 WNA Penghuni Apartemen Green Pramuka City Diamankan - Sebanyak 14 imigran gelap yang berasal dari Afrika diamankan di kantor Imigrasi Kelas 1 non-TPI Jakarta Pusat. Para imigran gelap tersebut di dapati tengah menginap di Apartemen Green Pramuka City yang bertempat di Jakarta Pusat. Para imigran gelap ini dinyatakan telah melanggar peraturan di Indonesia mengenai ketentuan bagi warga asing yang tinggal di Indonesia. Alvian Bayu Indra Yudha selaku Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian menyatakan kepada para wartawan bahwa para imigran yang diamankan tersebut ternyata telah melebihi waktu tinggal yang telah ditentukan di paspornya.

Klarifikasi Pihak Apartemen Green Pramuka City

Adapun pihak pengelola apartemen Green Pramuka City membenarkan kejadian tersebut. Head of Communication Green Pramuka City Lusida Sinaga menyatakan bahwa kejadian atau peristiwa ini tidak luput dari peran broker ilegal. Kebanyakan dari broker tersebut telah menawarkan sewa kamar untuk orang asing. Lusida menambahkan bahwa para imigran gelap tersebut ditangkap setelah tim intel dari kantor Imigrasi Kelas 1 non-TPI Jakarta Pusat melakukan giat inteldakim di area lokasi apartemen Green Pramuka City.

Untuk mengatasi hal ini Lusida menyatakan pihaknya akan lebih memperketat aturan yang diberlakukan untuk para penghuni apartemen Green Pramuka City terutama untuk WNA. Orang asing yang akan menyewa unit kamar di apartemen wajib memiliki paspor dan kartu izin tinggal terbatas atau kitas. Lusida juga menambahkan bahwa sebenarnya peraturan untuk tamu asing telah jelas. Orang asing yang menyewa unit apartemen diwajibkan memiliki beberapa persyaratan seperti adanya paspor dan kitas. Dan orang asing yang menyewa unit kamar juga harus memiliki visa kerja dan visa turis. Selain itu penyewaan unit kepada orang asing juga harus disertai dengan adanya laporan dari pihak penyewa kepada pihak pengelola dalam waktu 1x24 jam. Semua ketentuan ini tentunya diberlakukan demi menjaga keamanan apartemen dari kedatangan para imigran gelap seperti pada kasus yang sekarang sedang terjadi.

Lusida juga menambahkan bahwa dirinya akan semakin memperketat aturan kepada para penghuni apartemen Green pramuka City sehingga penyewaan unit kamar kepada orang asing tidak akan dilakukan secara sembarangan lagi.

Kronologi Kejadian

Ke-14 imigran gelap yang ditangkap pada sore hari kamis (24/10/2019) ini dihadiri pula oleh tim pengawasan orang asing dan pejabat dari pemerintah kota Jakarta Pusat. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 17.50 WIB. Namun 3 dari 14 imigran gelap tersebut kemudian dibebaskan karena telah memiliki paspor. Selain itu diketahui pula bahwa masa berlaku izin tinggal para imigran yang berasal dari Afrika tersebut telah melebihi batas waktu yang telah ditentukan atau diberikan. Sebanyak 11 imigran yang telah di dapatkan sedang berada di Apartemen Green Pramuka City tersebut kemudian dibawa menuju ke kantor imigrasi Kelas 1 non-TPI Jakarta Pusat kemudian didata. Para imigran gelap yang telah berhasil ditangkap oleh pihak Kantor Imigrasi Kelas 1 non-TPI Jakarta Pusat ini kini untuk sementara waktu diamankan di Rumah Detensi imigrasi.

Kevin Semuel Manus selaku Kepala Subseksi Intelijen Keimigrasian Jakarta Pusat menambahkan bahwa para imigran yang tidak memiliki paspor atau data secara lengkap tentu akan diamankan dan pengamanan sementara dilakukan di Rumah Detensi Jakarta Pusat. Hal ini diutarakannya saat ia dijumpai di kantor imigrasi kelas 1 non-TPI Jakarta Pusat tepatnya pada hari kamis (24/10/2019).

Berita Terkait
Baca Juga:
Tarif Naik di Wilayah Jabodetabek, Pengemudi Ojol: Sudah Sesuai Aspirasi Kami

Tarif Naik di Wilayah Jabodetabek, Pengemudi Ojol: Sudah Sesuai Aspirasi Kami

Nasional      

10 Maret 2020 | 54 Freelancer


lintasdetik.com - Tarif ojek online (ojol) akan naik di wilayah Jabodetabek. Kenaikan tarif ini akan mulai berlaku pada minggu depan. Demikian dipastikan oleh Kementerian Perhubungan ...

Zulkifli Hasan, Ketua Umum PAN terpilih, Memohon Maaf ke Amien Rais. Ada Apa?

Zulkifli Hasan, Ketua Umum PAN terpilih, Memohon Maaf ke Amien Rais. Ada Apa?

Nasional      

13 Feb 2020 | 99 Freelancer


LintasDetik.com - Setelah pelaksanaan Kongres V Partai Amanat Nasional (PAN) di Kendari, Ketua Umum terpilih, Zulkifli Hasan, menyampaikan permohonan maafnya kepada Amien Rais. Alasan ...

Strategi Pemasaran Lewat Internet yang Paling Efektif

Strategi Pemasaran Lewat Internet yang Paling Efektif

Tips      

1 Okt 2018 | 372 FDT


Saat memutuskan untuk berbisnis atau memulai usaha sendiri, maka ada banyak hal yang perlu diperhatikan agar bisnis tersebut dapat berjalan lancar. Bisnis juga dapat dilakukan secara ...

Buntut Penghentian Sementara Kedatangan Jamaah, Arab Saudi Mengembalikan semua Biaya bagi yang Gagal Berangkat

Buntut Penghentian Sementara Kedatangan Jamaah, Arab Saudi Mengembalikan semua Biaya bagi yang Gagal Berangkat

Mancanegara      

2 Maret 2020 | 13 Freelancer


lintasdetik.com - Akibat dari penghentian sementara pelaksanaan umroh untuk tamu dari luar negeri, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengembalikan semua biaya jamaah umrah yang ...

Klinik Kulit Terbaik Dengan Perawatan Kulit Terbaik

Klinik Kulit Terbaik Dengan Perawatan Kulit Terbaik

Wanita      

30 Jan 2020 | 116 FDT


Klinik Kulit Terbaik Dengan Perawatan Kulit Terbaik - Untuk dapat tampil cantik dan awet muda sudah pasti menjadi idaman dan impian setiap orang. Terutama khususnya bagi mereka yang ...

Tips Memilih Sewa Mobil yang Baik

Tips Memilih Sewa Mobil yang Baik

Tips      

14 Sep 2018 | 367 FDT


Saat tidak memiliki mobil pribadi, menyewa mobil merupakan salah satu solusi terbaik yang dapat dilakukan saat hendak bepergian, baik melakukan perjalanan ke luar kota maupun hanya acara ...

Copyright © LintasDetik.com 2018 - All rights reserved