MU
Kita Semua Unik Dengan Potensi Yang  Kita Miliki Masing-Masing, Jangan Berlebihan Mengidolakan Seseorang

Kita Semua Unik Dengan Potensi Yang Kita Miliki Masing-Masing, Jangan Berlebihan Mengidolakan Seseorang

21 Jan 2020
95x
Ditulis oleh : FDT

Kita Semua Unik Dengan Potensi Yang  Kita Miliki Masing-Masing, Jangan Berlebihan Mengidolakan Seseorang - Apa ada yang salah dengan mengidolakan orang lain? Kecuali para Nabi dan orang-orang shalih, saya tidak mengidolakan orang. Saya hanya hormat, tetapi saya tidak pernah menganggap dia lebih dari saya dan sebaliknya saya tidak pernah merasa lebih baik dibanding orang lain. Kita mungkin berbeda. Akan tetapi bukan berarti lebih baik atau lebih rendah, kita sebagai manusia sama. Yang membedakan hanya soal pengalaman, berbeda kesukaan, berbeda dari cara berpikir, dan perbedaan lainnya yang semua tidak menunjukkan bahwa diri kita lebih rendah atau lebih tinggi.

Kita sebagai manusia adalah unik. Mengidolakan seseorang yang berlebihan bukanlah sesuatu yang wajar, kita semua unik. Tidak perlu merasa rendah atau melebih-lebihkan orang lain dibanding diri sendiri. Kita semua unik, keunikan inilah yang memberikan kelebihan kepada kita. Popularitas tidaklah menunjukkan seseorang itu lebih baik.

Kita masing-masing punya kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Janganlah iri dan kecewa jika orang lain memiliki keunggulan dibandingkan kita, kerena kita juga memiliki keunggulan dibanding orang lain. Seperti para sahabat Rasulullah SAW pun memiliki keunikan masing-masing. Bisa kita lihat Umar ra dan Abu Bakar ra. Mereka tidak memiliki karakter yang sama meskipun mereka sama-sama termasuk manusia unggulan setelah para Nabi. Kedua-duanya berbeda, tetapi keduanya unggul. Umar ra dikenal sebagi pribadi yang keras dan tegas. Sedangkan Abu bakar ra dikenal sebagai pribadi yang lembut dan penuh perasaan. Dan masih banyak contoh lainnya.

Kita pun sama. Kita memiliki keunikan masing-masing yang dapat menjadi keunggulan kita masing-masing. Kita semua unik. Sering orang merasa rendah melihat keunggulan orang lain. Dia bukan tidak punya keunggulan, dia hanya saja belum menggali potensi yang ada pada dirinya. Kita semua memiliki keunikan. Oleh karena itu siapa pun kita, menjadi besarlah dengan keunikan itu.

Kita semua unik dengan potensi yang kita miliki masing-masing. Setiap orang akan memiliki potensi yang berbeda dengan orang lain. Hanya saja yang membedakan adalah adanya potensi yang membuat populer ada juga yang tidak. Oleh karena itu, orang populer belum tentu lebih baik dibanding kita. mungkin di satu sisi dia lebih baik, tetapi disisi lain kita yang lebih baik.

Kita semua memiliki keunikan potensi, yang tentu bisa digali agar muncul ke permukaan. Dan jangan katakan jika Anda tidak memiliki potensi, Anda hanya belum saja menggali dan memolesnya. Potensi yang Anda miliki seperti emas dan intan. Untuk menemukan harus digali terlebih dahulu. Dicari dengan cara mencoba berbagai hal, terutama berbagai bidang yang belum Anda geluti sebelumnya. Setelah Anda menemukannya, kemudian Anda olah dan poles sampai menjadi emas atau intan yang berharga. Tentu perlu usaha dan kesabaran untuk memoles potensi Anda sehingga muncul ke permukaan dan berharga

Akan tetapi tidak semua orang menggali potensi, seolah dia langsung menemukan potensinya dan lansung memberikan manfaat yang besar. Hal ini menunjukkan bahwa bisa saja langsung memoles satu bidang yang sedang digeluti dan disukai pada saat itu sampai memiliki keunggulan dibidang tersebut. Dan tidak perlu mencari potensi lain, cukup dengan serius mengembangkan apa yang sedang Anda geluti dan sukai saat itu, maka itu akan menjadi potensi Anda.

Keunikan Anda bisa muncul dengan sendirinya. Muncul seiring perjalanan hidup Anda. Inipun bisa terjadi. Banyak kasus, orang yang terjun ke satu bidang karena hanya terbawa oleh aliran kehidupannya saja, tanpa direncanakan sebelumnya. Lakukan perjalanan hidup yang bervariasi, maka anda akan menemukan sesuatu yang Anda suka dan bisa jadi itu adalah potensi Anda.

Anda tidak perlu menjatuhkan diri dengan kekaguman yang berlebihan kepada orang lain. Karena kita semua unik, sama-sama memiliki keunggulan masing-masing. Apabila Anda menginginkan sebuah keunggulan maka tugas Anda adalah menggali dan memoles potensi Anda untuk menjadi unggul juga. Dan jangan menghabiskan waktu Anda untuk mengagumi dan mengidolakan orang lain tanpa usaha dari diri sendiri untuk mengembangkan diri. Popularitas tidak menunjukkan keunggulan sebenarnya. Tidak perlu rendah diri, semua orang memiliki potensi yang sama besarnya dengan keunikan masing-masing. Dan keunikan ini muncul dari ketertarikan Anda, dari perjalanan hidup dan dari lingkungan Anda.

Baca Juga:
Sentra Rak Distributor Rak Supermarket Berkualitas

Sentra Rak Distributor Rak Supermarket Berkualitas

Ulasan      

1 Okt 2019 | 82


Sentra Rak Distributor Rak Supermarket Berkualitas - Untuk jenis usaha retail seperti swalayan, minimarket atau supermarket, kebutuhan akan rak toko adalah hal yang utama. Rak toko ...

5 Trik Psikologis ini Akan Membantu Anda Menghadapi Masalah!

5 Trik Psikologis ini Akan Membantu Anda Menghadapi Masalah!

Tips      

10 Maret 2020 | 20


psikologi sederhana - Anda yang sedang menjalani aktivitas, biasanya menghadapi ragam masalah dan tentunya berupaya untuk menemukan bagaimana masalah tersebut dapat diselesaikan. Salah ...

Dwi Larso Calon Kuat Rektor ITB

Dwi Larso Calon Kuat Rektor ITB

Tips      

8 Okt 2019 | 109


Dwi Larso Calon Kuat Rektor ITB - Institut Teknologi Bandung (ITB) mengumunkan 30 daftar nama bakal calon rektor yang akan maju untuk mengikuti proses pemilihan rektor periode ...

Buntut Penghentian Sementara Kedatangan Jamaah, Arab Saudi Mengembalikan semua Biaya bagi yang Gagal Berangkat

Buntut Penghentian Sementara Kedatangan Jamaah, Arab Saudi Mengembalikan semua Biaya bagi yang Gagal Berangkat

Mancanegara      

2 Maret 2020 | 13


lintasdetik.com - Akibat dari penghentian sementara pelaksanaan umroh untuk tamu dari luar negeri, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengembalikan semua biaya jamaah umrah yang ...

Tips Perawatan Kulit Wajah dan Tubuh Di Usia 40 Tahun

Tips Perawatan Kulit Wajah dan Tubuh Di Usia 40 Tahun

Tips      

20 Mei 2019 | 217


Semakin bertambah umur kulit semakin memerlukan perawatan. Apalagi memasuki usia 40 tahunan, kulit wajah akan menunjukan penuaan. Masalah yang sering yang dihadapi biasanya kulit menjadi ...

Muhyiddin Menjadi Perdana Menteri ke-8 Malaysia, Begini Tanggapan Mahathir

Muhyiddin Menjadi Perdana Menteri ke-8 Malaysia, Begini Tanggapan Mahathir

Mancanegara      

1 Maret 2020 | 127


 lintasdetik.com - Muhyiddin Yassin, akhirnya diambil sumpah untuk menjadi perdana menteri ke-8 Malaysia. Saat ditanya mengenai hal ini, Mahathir Mohamad menyampaikan bahwa ...

Copyright © LintasDetik.com 2018 - All rights reserved