MU

Heroik! Ini Sosok dibalik Selamatnya Puluhan Siswa SMPN 1 Turi yang Hanyut saat Susur Sungai

26 Feb 2020  |  156xDitulis oleh : Freelancer
Heroik! Ini Sosok dibalik Selamatnya Puluhan Siswa SMPN 1 Turi yang Hanyut saat Susur Sungai

lintasdetik.com - Seorang pemancing dari Dusun Kembangarum, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, DIY, menjadi viral usai tragedi yang merenggut 10 siswa SMP Negeri 1 Turi. Pemancing yang bernama Sudarwanto itu, melakukan aksi heroik untuk menyelamatkan puluhan siswa dari maut. Tidak sedikit warganet yang memberikan pujian kepada sosok Sudarwanto atas keberaniannya itu.

Pria yang akrab juga disapa Kodir (37) menjelaskan, ketika itu dirinya berniat untuk memancing dan berjalan menuju sungai. Saat perjalanan, dirinya mendengarkan suara teriakan minta tolong dari Sungai Sempor, yang jaraknya sekitar 1000 meter dari lokasi rumahnya. Kodir mengakui saat itu memang kondisi debit air sedang tinggi.

“Kondisi debit air memang tinggi waktu itu. Semua anak teriak minta tolong,” jelas Kodir, Senin (24/2).

Mendengar teriakan itu, tanpa pikir panjang Kodir bergegas menuju sungai, dan dirinya kaget mendapati banyak siswa yang ikut hanyut karena derasnya arus sungai. Spontan, dirinya langsung terjun untuk menolong para siswa. Selain dengan menangkap tangan atau badan siswa yang sedang hanyut tenggelam, dirinya pun menggunakan tangga untuk digunakan siswa menyelamatkan diri ke sisi sungai.

“Saya menolong anak-anak yang di sini dulu baru ke utara. Ada yang pakai tangan, pakai tangga. Saya utamakan menyelamatkan yang duluan hanyut,” ujar Kodir.

Selain Kodir, adik dan tetangganya pun turut menolong para siswa SMPN 1 Turi yang terseret arus tersebut. Ketinggian air sungai yang berada pada ketinggian 1 - 1,5 meter, serta derasnya air, sempat membuat mereka kewalahan.

Namun, akhirnya puluhan pelajar SMP yang tenggelam di beberapa titik berhasil diselamatkannya bersama dengan tetangga desa setempat.

“Yang ditolong di sini sekitar 10-15 anak, di sebelah sana juga. Ada sampai 30 lebih yang selamat,” katanya.

Kodir mengakui bahwa rasa kemanusiaan yang membuat dirinya tanpa pikir panjang, terjun ke sungai untuk menolong siswa yang ketakutan dan panik karena tenggelam. Tidak ada yang Kodir pikirkan saat itu, kecuali untuk menyelamatkan semua siswa disana.

“Motivasi saya cuma bagaimana anak-anak yang hanyut selamat. Saya sebagai manusia, kalau ada yang minta tolong, sudah sewajarnya saya tolong,” ungkapnya.

Kodir pun mengakui, bahwa sungai Sempor sudah seperti teman dekatnya. Sudah menjadi hal yang lumrah, dirinya kerap mengisi waktu di sungai tersebut. Selain biasa digunakan untuk memancing, dirinya pun sering menggunakan sungai itu untuk mandi dan berenang.

Meskipun menyelamatkan puluhan siswa, Kodir tetap mengaku bersedih bahwa dirinya tidak berhasil untuk menyelamatkan 10 siswa lainnya, yang akhirnya meninggal dalam tragedi tersebut. Saat evakuasi, banyaknya bebatuan menjadi salah satu hambatan untuk segera menyelamatkan para korban yang tenggelam.

Meski telah menyelamatkan banyak siswa, Kodir tak mampu menyembunyikan kesedihan lantaran ada 10 siswa SMPN 1 Turi yang menjadi korban meninggal dalam tragedi susur sungai itu. Derasnya arus banjir sungai dan banyaknya bebatuan menjadi salah satu kendala dalam membantu mengevakuasi para korban tenggelam.

Baca Juga:
Schneider Electric Solusi Digital Energi dan Otomasi Untuk Lebih Efisien Pada Rumah dan Gedung

Schneider Electric Solusi Digital Energi dan Otomasi Untuk Lebih Efisien Pada Rumah dan Gedung

Tekno      

16 Okt 2020 | 26


Otomatisasi Smart Home berpedoman pada perangkat, peralatan, atau sistem yang dapat terhubung ke jaringan umum, yang independen dan dikendalikan dari jarak jauh. Ketika Anda menyatukan ...

Imbas Kebijakan Penghentian Umroh dari Arab Saudi, Kepadatan di Soetta hingga Jemaah ditolak Masuk Saudi

Imbas Kebijakan Penghentian Umroh dari Arab Saudi, Kepadatan di Soetta hingga Jemaah ditolak Masuk Saudi

Nasional      

27 Feb 2020 | 288


lintasdetik.com - Menanggapi penghentian sementara umroh, Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Umroh dan Haji (Sapuhi), Syam Resfiadi, mengonfirmasi bahwa jemaah umrah sejak pukul 12.00 ...

Keahlian Yang Perlu Dimiliki Untuk Menunjang Karir Di Era Industri 4.0

Keahlian Yang Perlu Dimiliki Untuk Menunjang Karir Di Era Industri 4.0

Ulasan      

15 Apr 2019 | 547


Saat ini dunia sedang memasuki pada era revolusi industri 4.0. Apakah yang dimaksud dengan pengertian era industri 4.0? yaitu tren di dunia industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi ...

Maraknya Penceramah Dipilih karena Hanya Jago Melucu, ini yang Disampaikan Mahfud MD

Maraknya Penceramah Dipilih karena Hanya Jago Melucu, ini yang Disampaikan Mahfud MD

Nasional      

6 Maret 2020 | 93


lintasdetik.com - Cukup maraknya penceramah agama yang hanya mengandalkan kelucuan saat berdakwah, disoroti oleh Mahfud MD. Mahfud yang merupakan Menteri Koordinator Bidang Politik, ...

Selain Murah dan Terpercaya, Inilah Keuntungan Top Up COD Mobile di UniPin

Selain Murah dan Terpercaya, Inilah Keuntungan Top Up COD Mobile di UniPin

Tekno      

19 Jun 2020 | 139


Game Call Of Duty (COD) Mobile sekarang ini telah berhasil menempati posisi puncak sebagai game online yang paling banyak dimainkan. Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi COD Mobile untuk ...

Dwi Larso Calon Kuat Rektor ITB

Dwi Larso Calon Kuat Rektor ITB

Tips      

8 Okt 2019 | 185


Dwi Larso Calon Kuat Rektor ITB - Institut Teknologi Bandung (ITB) mengumunkan 30 daftar nama bakal calon rektor yang akan maju untuk mengikuti proses pemilihan rektor periode ...