Tryout.id

Ternyata, Istana tidak Happy atas Pemecatan Helmy, kenapa?

25 Feb 2020  |  922xDitulis oleh : Freelancer
Ternyata, Istana tidak Happy atas Pemecatan Helmy, kenapa?

lintasdetik.com - Dipecatnya Helmy Yahya dari kursi Direktur Utama rupanya masih berbuntut panjang. Keputusan yang dilakukan oleh Dewan Pengawas (Dewas) terhadap Helmy ternyata tidak diapresiasi pihak Istana. Hal ini terungkap setelah Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo tidak menyukai atas keputusan pemecatan tersebut. Alasan ini terungkap saat komisi I DPR RI melakukan rapat dengan Menteri Sekretaris Negara.

Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa dalam rapat tersebut, Pratikno mengungkapkan alasannya. Pemecatan terhadap Helmy lebih terlihat diakibatkan karena pertikaian, bukan didasarkan atas performa.

"Mensesneg (Pratikno) dalam rapat dengan sembilan fraksi Komisi I menyatakan, Presiden (Joko Widodo) tidak happy dengan pemecatan terhadap dirut TVRI karena isunya bukan performa, tapi isunya adalah pertikaian Dewan Pengawas vs Dirut," ujar Farhan di Jakarta, Senin (24/2).

Lebih lanjut Farhan menjelaskan bahwa apa yang dilakukan oleh Dewas sejatinya bertentangan dengan etika politik yang ada. Sebab, Dewas telah melakukan pemecatan sepihak, tanpa melibatkan proses politik di DPR RI.

"Sikap Dewas yang jalan terus melakukan pemecatan dirut dan perekrutan dirut baru dinilai mengabaikan proses politik dengan DPR," ujar Farhan.

Seperti yang diketahui, sebelumnya telah dilakukan mediasi antara Helmy Yahya dengan DPR, yang difasilitasi oleh Menteri Telekomunikasi dan Informatika. Namun, diketahui belakangan ini Helmy lebih memilih mundur dan memiliki rencana untuk membawa masalah yang dialaminya sekaitan dengan pemberhentian dari posisi Direktur Utama ke ranah hukum. (Rm/Red)

Baca Juga:
6 Kiat Meringankan Sindrom Pra Menstruasi

6 Kiat Meringankan Sindrom Pra Menstruasi

Wanita      

17 Mei 2022 | 367


Ada kiat yang dapat membantu kaum wanita meringankan penderitaan yang diakibatkan gejala-gejala sindrom pramenstruasi (SPM). Menurut perkiraan, 20%  hingga 50% dari semua wanita ...

Mengapa Kita Sering Mudah Dibohongi oleh Media?

Mengapa Kita Sering Mudah Dibohongi oleh Media?

Ulasan      

24 Feb 2020 | 979


lintasdetik.com - Berangkat dari sebuah pernyatan petinggi nazi, Paul Joseph Goebbels yang mengatakan “kebohongan yang di ucapkan secara berulang-ulang, niscaya akan menjadi ...

Anies Baswedan

Anies Baswedan dan Kerinduan akan Persatuan, Momen Spesial di Pesta Rakyat 17 Agustus

Nasional      

21 Agu 2023 | 199


Jakarta - Eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menampilkan kesederhanaan dan kedekatannya dengan rakyat dalam momen Peringatan HUT RI ke-78 di Waduk Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada ...

Gubernur Terbodoh

Gubernur Terbodoh Texas Greg Abbott, Apa Tanggapannya Setelah Dikatakan Bodoh oleh Penulis?

Mancanegara      

15 Des 2023 | 121


Beberapa kebijakan para pengusaha seperti gubernur memang terus mendapatkan kritikan dari masyarakat jika memang tidak memuaskan. Sebutan seperti gubernur terbodoh pun terkadang ...

Keunggulan Menggunakan Jasa Huruf Timbul Cirebon Untuk Media Promosi Perusahaan

Keunggulan Menggunakan Jasa Huruf Timbul Cirebon Untuk Media Promosi Perusahaan

Ulasan      

31 Mei 2021 | 816


Dalam dunia usaha tentunya memerlukan banyak hal sebagai media pendukung agar usaha yang kita buat tidak terlihat membosankan. Salah satunya adalah huruf timbul seperti huruf timbul ...

Momen Insiden Masker, Presiden Afrika Selatan Menanggapi dengan Santai Dirinya yang Ditertawakan

Momen Insiden Masker, Presiden Afrika Selatan Menanggapi dengan Santai Dirinya yang Ditertawakan

Mancanegara      

25 Apr 2020 | 709


lintasdetik.com - Cyril Ramaphosa, Presiden Afrika Selatan (Afsel) sempat ditertawakan di jagad dunia maya setelah dirinya terlihat kesulitan ketika memakaikan masker sembari berpidato ...