

lintasdetik.com - Dipecatnya Helmy Yahya dari kursi Direktur Utama rupanya masih berbuntut panjang. Keputusan yang dilakukan oleh Dewan Pengawas (Dewas) terhadap Helmy ternyata tidak diapresiasi pihak Istana. Hal ini terungkap setelah Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo tidak menyukai atas keputusan pemecatan tersebut. Alasan ini terungkap saat komisi I DPR RI melakukan rapat dengan Menteri Sekretaris Negara.
Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa dalam rapat tersebut, Pratikno mengungkapkan alasannya. Pemecatan terhadap Helmy lebih terlihat diakibatkan karena pertikaian, bukan didasarkan atas performa.
"Mensesneg (Pratikno) dalam rapat dengan sembilan fraksi Komisi I menyatakan, Presiden (Joko Widodo) tidak happy dengan pemecatan terhadap dirut TVRI karena isunya bukan performa, tapi isunya adalah pertikaian Dewan Pengawas vs Dirut," ujar Farhan di Jakarta, Senin (24/2).
Lebih lanjut Farhan menjelaskan bahwa apa yang dilakukan oleh Dewas sejatinya bertentangan dengan etika politik yang ada. Sebab, Dewas telah melakukan pemecatan sepihak, tanpa melibatkan proses politik di DPR RI.
"Sikap Dewas yang jalan terus melakukan pemecatan dirut dan perekrutan dirut baru dinilai mengabaikan proses politik dengan DPR," ujar Farhan.
Seperti yang diketahui, sebelumnya telah dilakukan mediasi antara Helmy Yahya dengan DPR, yang difasilitasi oleh Menteri Telekomunikasi dan Informatika. Namun, diketahui belakangan ini Helmy lebih memilih mundur dan memiliki rencana untuk membawa masalah yang dialaminya sekaitan dengan pemberhentian dari posisi Direktur Utama ke ranah hukum. (Rm/Red)
Penyebab Keputihan dan Cara Mencegahnya yang Bisa Dilakukan di Rumah
19 Jun 2022 | 1497
Bagi kaum wanita keputihan adalah hal yang tidak asing lagi. mengalami keputihan adalah hal yang wajar, selama warna, tekstur dan bau keputihan tersebut masih tergolong normal. Sebagai ...
Batu Mahpar, Destinasi Wisata Alam Tasikmalaya yang Wajib Dikunjungi
12 Feb 2020 | 3900
Lintasdetik.com - Destinasi wisata alam ini berada di desa Sukamulih, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya. Bernama wisata Batu Mahpar, ada berbagai wahana yang tersedia untuk ...
Ojol Melakukan Aksi Unjuk Rasa di Depan Kompleks Senayan, Ada Apa?
28 Feb 2020 | 1556
lintasdetik.com - Hari ini, Jum'at (28/2), massa ojek online atau sering disebut sebagai ojol, melakukan aksi unjuk rasa di depan kompleks DPR RI, Senayan jakarta. Aksi yang ...
Mungkinkah Komnas HAM Juga Akan Dilaporkan Ke Pengadilan Internasional ?
12 Jan 2021 | 1655
Kekecewaan banyak pihak atas hasil kerja Komnas HAM memang wajar. Terlalu banyak pertanyaan yang menggantung jawabannya dari hasil penyelidikan yang telah dirilis. Soal tembak menembak, ...
10 Jun 2025 | 640
Dalam jagat politik Indonesia, banyak sosok yang menarik perhatian publik karena dedikasi dan komitmennya terhadap pembangunan serta kemajuan daerah. Salah satu di antara mereka adalah Ida ...
Syarat dan Ketentuan Beasiswa ITB yang Wajib Diketahui
10 Apr 2025 | 657
Beasiswa ITB (Institut Teknologi Bandung) merupakan kesempatan luar biasa bagi para mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus dibebani masalah finansial. Program beasiswa ini ...