rajaseo

Jokowi akan Gunakan KPK untuk Menekan PDIP Mengeluarkan Surat Rekom Gibran

12 Jan 2020  |  1696x | Ditulis oleh : FDT
Wawan Setiawan

Presiden RI saat ini Joko Widodo sedang mengusahakan surat rekomendasi dari PDIP demi maju anak sulungnya Gibran Rakabuming. Hal ini terlhat dari bergeraknya KPK ke markas PDI Perjuangan. Ternyata PDIP melakukan perlawanan, markas dikunci tidak bisa dimasuki oleh KPK.

KPK tidak habis rencana, sementara pihak ke tiga dahulu yang dikejar, ternyata anggota KPU, yang bekerjasama dengan PDI Perjuangan, yaitu Wahyu Setiawan, kena ciduk. Dari penangkapan Wahyu Setiawan, akan mulai terjadi bargaining tentang surat rekomendari untuk Gibran.

Wahyu Setiawan yang awalnya bilang bahwa KPU bersikap netral ternyata kongkalikong dengan partai pengusung. Pergantian antar waktu wakil rakyat dari PDIP saja, bekerjasa sama dengan DPP PDIP, untuk melancarkan anggota dewan lain untuk segera menggantikannya.

Pesaing Gibran di pilwalkot Solo adalah seorang kader PDIP, Achmad Purnomo, yang saat ini menjabat sebagai wakil walikota Solo. Sebagai informasi Gibran bukan kader PDIP, malahan pada pemilu sebelumnya menyatakan tidak mencoblos.

Dari Wahyu Setiawan, akan dikejar beberapa pentolan PDIP yang mengurus PAW anggotanya. Mulai terjadinya bargaining....mau ditangkepin orang DPP PDI-P atau surat rekom keluar untuk Gibran di pilwalkot Solo?

Adapun Komisioner KPU Wahyu Setiawan dijadikan tersangka karena diduga menerima suap setelah berjanji untuk menetapkan caleg PDI-P Harun Masiku sebagai anggota DPR terpilih melalui mekanisme PAW.

Permintaan uang 900 juta, baru 600 juta yang sudah diterima, tetapi proses belum dilakukan, keburu ketangkep deh.

Berita Terkait
Baca Juga:
Waduh, ditinggal Parkir Sampai Senilai 893 Juta Rupiah, Ini Ketujuh Mobil Tersebut

Waduh, ditinggal Parkir Sampai Senilai 893 Juta Rupiah, Ini Ketujuh Mobil Tersebut

Nasional      

24 Apr 2020 | 673


lintasdetik.com - Ada-ada saja, tujuh mobil ini terparkir selama bertahun-tahun di Bandara Soekarno-Hatta. Tidak tanggung-tanggung, nilai biaya parkir untuk ketujuh mobil ini mencapai ...

Corona Effect, Karyawan Hotel Sudah Mulai Ada yang Dirumahkan karena Penurunan Turis yang Menginap

Corona Effect, Karyawan Hotel Sudah Mulai Ada yang Dirumahkan karena Penurunan Turis yang Menginap

Nasional      

10 Maret 2020 | 798


lintasdetik.com - Virus Corona sudah mulai berdampak terhadap perekonomian di Indonesia. Salah satunya, menurunkan tingkat keterisian dari hotel atau okupansi hotel yang ada di ...

Ojol Melakukan Aksi Unjuk Rasa di Depan Kompleks Senayan, Ada Apa?

Ojol Melakukan Aksi Unjuk Rasa di Depan Kompleks Senayan, Ada Apa?

Nasional      

28 Feb 2020 | 554


lintasdetik.com - Hari ini, Jum'at (28/2), massa ojek online atau sering disebut sebagai ojol, melakukan aksi unjuk rasa di depan kompleks DPR RI, Senayan jakarta. Aksi yang ...

Langkah-langkah Akselerasi Yayasan Janaka Indonesia dalam Mendorong Kemandirian Desa Berbasis Digital

Langkah-langkah Akselerasi Yayasan Janaka Indonesia dalam Mendorong Kemandirian Desa Berbasis Digital

Nasional      

28 Mei 2023 | 292


Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Bidang Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), Abdul Muhaimin Iskandar semakin intens menyampaikan tentang alokasi dana ...

Tips Memilih Sewa Mobil yang Baik

Tips Memilih Sewa Mobil yang Baik

Tips      

14 Sep 2018 | 1048


Saat tidak memiliki mobil pribadi, menyewa mobil merupakan salah satu solusi terbaik yang dapat dilakukan saat hendak bepergian, baik melakukan perjalanan ke luar kota maupun hanya acara ...

Rental Mobil Di Labuan Bajo Murah Dan Terpercaya

Rental Mobil Di Labuan Bajo Murah Dan Terpercaya

Wisata      

27 Maret 2019 | 1429


Rental Mobil Di Labuan Bajo Murah Dan Terpercaya - Labuan bajo merupakan sebuah kota pelabuhan kecil diujung barat pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Labuan bajo terletak langsung ...