RajaKomen

Kita Semua Unik Dengan Potensi Yang Kita Miliki Masing-Masing, Jangan Berlebihan Mengidolakan Seseorang

21 Jan 2020  |  684x | Ditulis oleh : FDT
Kita Semua Unik Dengan Potensi Yang  Kita Miliki Masing-Masing, Jangan Berlebihan Mengidolakan Seseorang

Kita Semua Unik Dengan Potensi Yang  Kita Miliki Masing-Masing, Jangan Berlebihan Mengidolakan Seseorang - Apa ada yang salah dengan mengidolakan orang lain? Kecuali para Nabi dan orang-orang shalih, saya tidak mengidolakan orang. Saya hanya hormat, tetapi saya tidak pernah menganggap dia lebih dari saya dan sebaliknya saya tidak pernah merasa lebih baik dibanding orang lain. Kita mungkin berbeda. Akan tetapi bukan berarti lebih baik atau lebih rendah, kita sebagai manusia sama. Yang membedakan hanya soal pengalaman, berbeda kesukaan, berbeda dari cara berpikir, dan perbedaan lainnya yang semua tidak menunjukkan bahwa diri kita lebih rendah atau lebih tinggi.

Kita sebagai manusia adalah unik. Mengidolakan seseorang yang berlebihan bukanlah sesuatu yang wajar, kita semua unik. Tidak perlu merasa rendah atau melebih-lebihkan orang lain dibanding diri sendiri. Kita semua unik, keunikan inilah yang memberikan kelebihan kepada kita. Popularitas tidaklah menunjukkan seseorang itu lebih baik.

Kita masing-masing punya kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Janganlah iri dan kecewa jika orang lain memiliki keunggulan dibandingkan kita, kerena kita juga memiliki keunggulan dibanding orang lain. Seperti para sahabat Rasulullah SAW pun memiliki keunikan masing-masing. Bisa kita lihat Umar ra dan Abu Bakar ra. Mereka tidak memiliki karakter yang sama meskipun mereka sama-sama termasuk manusia unggulan setelah para Nabi. Kedua-duanya berbeda, tetapi keduanya unggul. Umar ra dikenal sebagi pribadi yang keras dan tegas. Sedangkan Abu bakar ra dikenal sebagai pribadi yang lembut dan penuh perasaan. Dan masih banyak contoh lainnya.

Kita pun sama. Kita memiliki keunikan masing-masing yang dapat menjadi keunggulan kita masing-masing. Kita semua unik. Sering orang merasa rendah melihat keunggulan orang lain. Dia bukan tidak punya keunggulan, dia hanya saja belum menggali potensi yang ada pada dirinya. Kita semua memiliki keunikan. Oleh karena itu siapa pun kita, menjadi besarlah dengan keunikan itu.

Kita semua unik dengan potensi yang kita miliki masing-masing. Setiap orang akan memiliki potensi yang berbeda dengan orang lain. Hanya saja yang membedakan adalah adanya potensi yang membuat populer ada juga yang tidak. Oleh karena itu, orang populer belum tentu lebih baik dibanding kita. mungkin di satu sisi dia lebih baik, tetapi disisi lain kita yang lebih baik.

Kita semua memiliki keunikan potensi, yang tentu bisa digali agar muncul ke permukaan. Dan jangan katakan jika Anda tidak memiliki potensi, Anda hanya belum saja menggali dan memolesnya. Potensi yang Anda miliki seperti emas dan intan. Untuk menemukan harus digali terlebih dahulu. Dicari dengan cara mencoba berbagai hal, terutama berbagai bidang yang belum Anda geluti sebelumnya. Setelah Anda menemukannya, kemudian Anda olah dan poles sampai menjadi emas atau intan yang berharga. Tentu perlu usaha dan kesabaran untuk memoles potensi Anda sehingga muncul ke permukaan dan berharga

Akan tetapi tidak semua orang menggali potensi, seolah dia langsung menemukan potensinya dan lansung memberikan manfaat yang besar. Hal ini menunjukkan bahwa bisa saja langsung memoles satu bidang yang sedang digeluti dan disukai pada saat itu sampai memiliki keunggulan dibidang tersebut. Dan tidak perlu mencari potensi lain, cukup dengan serius mengembangkan apa yang sedang Anda geluti dan sukai saat itu, maka itu akan menjadi potensi Anda.

Keunikan Anda bisa muncul dengan sendirinya. Muncul seiring perjalanan hidup Anda. Inipun bisa terjadi. Banyak kasus, orang yang terjun ke satu bidang karena hanya terbawa oleh aliran kehidupannya saja, tanpa direncanakan sebelumnya. Lakukan perjalanan hidup yang bervariasi, maka anda akan menemukan sesuatu yang Anda suka dan bisa jadi itu adalah potensi Anda.

Anda tidak perlu menjatuhkan diri dengan kekaguman yang berlebihan kepada orang lain. Karena kita semua unik, sama-sama memiliki keunggulan masing-masing. Apabila Anda menginginkan sebuah keunggulan maka tugas Anda adalah menggali dan memoles potensi Anda untuk menjadi unggul juga. Dan jangan menghabiskan waktu Anda untuk mengagumi dan mengidolakan orang lain tanpa usaha dari diri sendiri untuk mengembangkan diri. Popularitas tidak menunjukkan keunggulan sebenarnya. Tidak perlu rendah diri, semua orang memiliki potensi yang sama besarnya dengan keunikan masing-masing. Dan keunikan ini muncul dari ketertarikan Anda, dari perjalanan hidup dan dari lingkungan Anda.

Baca Juga:
Ternyata, Istana tidak Happy atas Pemecatan Helmy, kenapa?

Ternyata, Istana tidak Happy atas Pemecatan Helmy, kenapa?

Nasional      

25 Feb 2020 | 831


lintasdetik.com - Dipecatnya Helmy Yahya dari kursi Direktur Utama rupanya masih berbuntut panjang. Keputusan yang dilakukan oleh Dewan Pengawas (Dewas) terhadap Helmy ternyata tidak ...

Bertambah 2, Total 8 Perawat RI Gugur di Garis Depan Pandemi Corona

Bertambah 2, Total 8 Perawat RI Gugur di Garis Depan Pandemi Corona

Nasional      

9 Apr 2020 | 773


lintasdetik.com - Sedih, bertambah lagi dua orang perawat yang meninggal karena pandemi Corona setelah keduanya berjuang di garda tedepan dalam upaya untuk menyembuhkan pasien yang ...

Kita-sewa.com Jasa Sewa Mobil Elf Murah Dan Terpercaya Di Jakarta

Kita-sewa.com Jasa Sewa Mobil Elf Murah Dan Terpercaya Di Jakarta

Ulasan      

18 Sep 2019 | 688


Kita-sewa.com Jasa Sewa Mobil Elf Murah Dan Terpercaya Di Jakarta - Salah satu kendaraan yang paling banyak dicari oleh wisatawan atau rombongan wisata adalah mobil elf. Dan mobil elf ...

Langkah-langkah Akselerasi Yayasan Janaka Indonesia dalam Mendorong Kemandirian Desa Berbasis Digital

Langkah-langkah Akselerasi Yayasan Janaka Indonesia dalam Mendorong Kemandirian Desa Berbasis Digital

Nasional      

28 Mei 2023 | 292


Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Bidang Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), Abdul Muhaimin Iskandar semakin intens menyampaikan tentang alokasi dana ...

Waduh, Kasus Positif Corona Seluruh Dunia Tembus 3 juta, Ini kata WHO

Waduh, Kasus Positif Corona Seluruh Dunia Tembus 3 juta, Ini kata WHO

Mancanegara      

28 Apr 2020 | 538


lintasdetik.com - Beberapa Negara diketahui sudah mulai melonggarkan kebijakan lockdown atau karantina wilayah terhadap pandemi Corona yang sedang mewabah saat ini. Namun, Tedros ...

Kenali Sejuta Manfaat Buah Sukun Bagi Tubuh

Kenali Sejuta Manfaat Buah Sukun Bagi Tubuh

Herbal      

15 Agu 2022 | 375


Bentuknya уаng раdаt, сосоk ѕеkаlі untuk mеnggаnjаl perut kеtіkа lараr. Rаѕаnуа yang lеzаt ...