rajabacklink

Demi Menjaga Bumi, Produk Kecantikan Tak Ramah Lingkungan Ini Harus Dikurangi

21 Maret 2022  |  1628x | Ditulis oleh : FDT
Demi Menjaga Bumi, Produk Kecantikan Tak Ramah Lingkungan Ini Harus Dikurangi

Tahu tidak anda bahwa terdapat beberapa produk kecantikan tak ramah lingkungan. Walaupun beberapa produk itu memang baik dan mempunyai manfaat yang mengagumkan. Kalangan pengamat lingkungan sering mengeluhkan mengenai dampak buruk dari bekas pembuangan produk kecantikan pada lingkungan.

Umpamanya, sampah bekas pembalut sekali pakai atau buatan krim sunscreen yang dikabarkan bisa mencemari air laut serta menghancurkan terumbu karang. Kerusakan lingkungan pun dapat terjadi dari rutinitas anda mandi atau pemakaian produk dan alat-alat yang dipergunakan untuk merawat diri selalu cantik. Mengutip dari beberapa sumber, ini dia produk produk kecantikan tak ramah lingkungan:

1. Sheet Mask

Sheet mask atau masker yang berupa lembaran memang lebih praktis ketimbang masker berupa krim ataupun gel. Walau menjadikan kulit terasa halus dan nyaman, tetapi ternyata produk kecantikan ini tak ramah lingkungan. Guna melindungi bumi supaya tetap langgeng, solusinya ialah mengganti sheet mask dengan masker berupa serbuk.

2. Sabun Cair

Sejak terdapat sabun cair, orang-orang mulai pindah dari sabun batangan. Lantaran sabun cair memang lebih praktis dan lebih aman bila digunakan bagi banyak orang. Tetapi sayangnya, sabun cair mempunyai akibat buruk ketimbang sabun batang. Sabun cair mempunyai jejak karbon sebanyak 25% lebih besar daripada sabun batang.

Jejak karbon yang dihasilkan ini dapat berbengaruh buruk untuk bumi dan sejumlah akibatnya, antara lain berkurangnya sumber air bersih, kekeringan, dan kerusakan lingkungan yang lainnya.

3. Tisu Wajah

Pemakaian tisu wajah memang amat membantu sekali, apalagi untuk membersihkan makeup atau membuang minyak di wajah. Tetapi, tidak berbeda dengan sheet mask, buatan kecantikan ini juga tak ramah lingkungan. Sehingga anda mesti secepatnya mengurangi pemakaiannya.

Pasalnya sheet mask atau tisu wajah, umumnya terbuat dari serat kayu sehingga kian banyak memakai tisu akan bertambah banyak juga pohon yang ditebang. Bila anda cinta pada bumi dan ingin tetap abadi, anda dapat mengurangi penggunaannya dan mulai pindah ke kain bersih bertekstur lembut.

4. Kapas Wajah

Kapas merupakan salah satu hal utama yang diperlukan saat akan membersihkan wajah sebelum menerapkan skincare.  Cuma saja terlampau kerap memakai kapas akan merusak lingkungan. Baik itu dapat menimbulkan pencemaran di air ataupun darat.

Solusi yang dapat anda ambil ialah mulai sekarang gunakanlah kapas yang dapat digunakan lagi. Walau harganya lebih mahal ketimbang kapas biasa tetapi kapas jenis ini dapat dibersihkan dan dipergunakan lagi sehingga anda tak usah terus-menerus mengeluarkan biaya untuk membeli kapas.

5. Makeup yang Diuji pada Hewan

Ada sejumlah buatan kecantikan yang menguji produknya pada hewan. Umumnya, pengujian itu dilakukan guna mengetahui efek samping yang timbul bila bahan-bahan itu diterapkan pada kulit. Uji coba itu sebenarnya tak dibutuhkan sebab ada beberapa brand kecantikan yang sebenarnya telah mengklaim bebas dari uji coba terhadap hewan. Kebanyakan hewan yang jadi bahan percobaan umumnya berujung mati sesudah tahap pengujian, salah satu diantaranya karena sesak napas.

6. Produk dengan Kemasan Plastik

Kenapa buatan kecantikan dengan kemasan plastik jadi salah satu hal yang tak ramah lingkungan? Hal ini lantaran kemasan plastik tak bisa terurai dan cuma akan menjadikan lingkungan kian tercemar. Bila anda mencinta lingkungan, maka jalan keluarnya ialah dengan berganti ke produk berkemasan yang dapat didaur ulang atau bisa terurai di tanah. Dengan demikian, penimbunan sampah plastik dapat berkurang.

Ternyata anda mempunyai peran dalam melindungi lingkungan sekeliling. Dengan tak membeli produk kecantikan yang dapat merusak lingkungan secara tak langsung anda pun turut berperan meminimalisir kerusakan lingkungan.

Berita Terkait
Baca Juga:
3 Hal Unik yang Perlu Kamu Ketahui dari Aplikasi TikTok

3 Hal Unik yang Perlu Kamu Ketahui dari Aplikasi TikTok

Tekno      

26 Feb 2020 | 2075


lintasdetik.com - Hingga detik ini aplikasi TikTok menjadi sangat fenomenal kembali dikalangan para anak-anak, remaja hingga orang dewasa sekalipun. Aplikasi ini adalah aplikasi editor ...

Google

Peran Bimbel Belajar Online dalam Meningkatkan Kemampuan Siswa di Era Digital

Pendidikan      

3 Maret 2025 | 588


Di era digital seperti sekarang ini, teknologi telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia pendidikan. Belajar online untuk meningkatkan kemampuan siswa ...

Fleksibilitas Jeep Grand Cherokee di Berbagai Kondisi Jalan: SUV Serbaguna Kelas Premium Global

Fleksibilitas Jeep Grand Cherokee di Berbagai Kondisi Jalan: SUV Serbaguna Kelas Premium Global

Tips      

21 Jun 2026 | 54


Jeep Grand Cherokee dikenal sebagai salah satu SUV yang memiliki tingkat fleksibilitas tinggi dalam berbagai kondisi jalan. Mobil ini tidak hanya dirancang untuk medan berat, tetapi juga ...

Merajalelanya Korupsi dan Moralitas Kekuasaan

Merajalelanya Korupsi dan Moralitas Kekuasaan

Politik      

12 Feb 2020 | 2455


Lintasdetik.com - Hariman Siregar dalam kebingungannya dikalangan aktifis, menyampaikan pertanyaan, kenapa jaman Habibie pembobolan Bank Bali hanya Rp. ...

Anies App

Menjembatani Kesenjangan Antarwilayah Melalui Anies App dan Keterlibatan Semua Simpatisan

Nasional      

31 Agu 2023 | 1294


Jakarta Selatan, 30 Agustus 2023 - Dalam upaya memperkuat persatuan dan mendukung perubahan positif, Sekretariat Bersama Koalisi Perubahan dan Persatuan (KPP) merayakan Grand Launching ...

Profil Rano Karno

Menelusuri Jejak Karier: Profil I Nyoman Parta (PDI-P) Daerah Pemilihan Bali

Politik      

7 Jun 2025 | 626


Profil I Nyoman Parta (PDI-P) Daerah Pemilihan Bali menjadi sorotan banyak pihak, terutama menjelang pemilu yang semakin dekat. Sebagai salah satu anggota DPRD Provinsi Bali, Parta telah ...