MU

Akhirnya, Turki dan Rusia mencapai Kesepakatan atas Konflik di Suriah, Begini Kesepakatannya

6 Maret 2020  |  49xDitulis oleh : Freelancer
Akhirnya, Turki dan Rusia mencapai Kesepakatan atas Konflik di Suriah, Begini Kesepakatannya

lintasdetik.com - Setelah sempat memanas, akhirnya Turki dan Rusia, mengumumkan gencatan senjata militer di Idlib, Kamis (5/3) waktu setempat. Keputusan ini terjadi setelah dilakukannya pertemuan antar kedua negara tersebut di Moskow. Pertemuan ini, berlangsung selama enam jam.

Perlu diketahui, bahwa Idlib merupakan wilayah pemberontak terakhir di Suriah. Wilayah ini didera dengan maraknya pertumpahan darah serta tindak kekerasan yang tinggi, sejak Desember di tahun lalu. Alasan inilah yang membuat pasukan Suriah, yang mendapatkan dukungan Rusia, untuk melakukan tindakan militer agar mendapatkan kembali kendali atas wilayah Idlib tersebut.

Masih berkaitan dengan gencatan senjata, Erdogan memperingatkan, bahwasanya Turki tidak akan tinggal diam bilamana Rusia melanjutkan serangannya. Selain itu, dirinya menegaskan bahwa Turki siap untuk membalas dengan kekuatan penuh bilamana hal tersebut terjadi. Diketahui, Turki sudah mengirim ribuan tentara ke wilayah Idlib untuk mengusir tentara Suriah yang bercokol disana.

Di lain pihak, Presiden Rusia, Vladimir Putin, menyampaikan bahwa meksipun Rusia sejatinya tidak selalu setuju dengan mitra Turki, namun dirinya berharap bahwa kesepakatan yang sudah ada dapat menjadi dasar yang baik dalam upaya untuk menyelesaikan dan mengakhiri pertempuran di zona deeskalasi idlib. Dengan gencatan senjata militer ini pun, diharapkan dapat mengakhiri penderitaan penduduk sipil setempat, dan menahan kriris kemanusiaan yang mulai dan terus berkembang di wilayah Idlib.

Selain itu, kesepakatan yang dibahas selama enam jam ini, Erdogan dan Putin sepat untuk membantu para pengungsi dari Idlib kembali ke rumahnya masing-masing. Keduanya pun bersepekat untuk membangun koridor kemanan di sepanjang jalan raya yang membentang mulai dari timur-barat, serta akan mengadakan patroli bersama pada tanggal 15 Maret, minggu depan.

Koridor keamanan ini akan membentang sejauh enam kilometer ke arah utara, dan enam kilometer ke arah selatan jalan raya M4. Adapun menteri pertahanan dari kedua negara sama-sama menyepekati paramater koridor keamanan dalam waktu satu pekan.

Meskipun Rusia mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad, dan Turki mendukung pasukan oposisi, kedua pimpinan negara ini berhasil mengoordinasikan kepentingan di Suriah.


Dalam pernyataan bersama yang dibacakan oleh menteri luar negeri Turki dan Rusia, kedua belah pihak mengatakan, koridor itu akan membentang enam kikometer ke utara dan enam kilometer ke selatan jalan raya M4. Keduanya mengatakan, menteri pertahanan masing-masing negara akan menyetujui parameter koridor dalam waktu sepakan. Hingga krisis terkahir, Putin dan Erdogan berhasil mengoordinasikan kepentingan di Suriah meskipun Moskow mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad, sementara Ankara mendukung pasukan oposisi.

Sebelumnya, Assad menuduh bahwa Turki mendukung teroris. "Erdogan tidak dapat memberi tahu orang-orang Turki mengapa dia mengirim pasukannya untuk berperang di Suriah dan mengapa tentaranya dibunuh di sana karena masalah itu tidak ada hubungannya dengan kepentingan Turki, tetapi dengan ideologi Ikhwanul Muslimin," ungkap Assad, dikutip Aljazirah, Jumat (6/3) waktu setempat.

"Masalah utamanya di Idlib adalah hasrat Assad untuk mendirikan wilayah yang sepenuhnya dikendalikan dan memblokir perbatasan dengan Turki, sementara mendorong 3 juta populasi Sunni, yang tak bersahabat dengan Assad, ke wilayah Turki,"  ujar Vladimir Frolov, Analis hubungan luar negeri Rusia, pada hari Kamis (5/3).

Konflik Suriah yang terjadi, dianggap oleh PBB sebagai krisis kemanusiaan yang paling buruk, sepanjang sejarah perang saudara selama sembilan tahun yang terjadi di Suriah. Tercatat, 300 masyarakat sipil, dimana termasuk 100 anak-anak, terbunuh. Selain itu, hampir satu juta orang terlantar secara internal ke perbatasan Turki. Bahkan, sebagian diantara mereka terpaksa untuk membuat tenda di tempat terbuka.

Baca Juga:
Sewa Proyektor Murah Dan Terpercaya Di Jakarta

Sewa Proyektor Murah Dan Terpercaya Di Jakarta

Ulasan      

18 Apr 2019 | 282


Perkembangan dan kemajuan teknologi adalah suatu hal yang bukan baru lagi di masa sekarang ini. Teknologi di rancang sedemikian rupa untuk mempermudah manusia untuk menjalani aktivitas ...

Universitas Favorit Dan Berkualitas Di Bandung Timur

Universitas Favorit Dan Berkualitas Di Bandung Timur

Ulasan      

10 Apr 2019 | 690


Dalam usaha mewujudkan tujuan dari pendidikan nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan siapapun boleh ikut terlibat, tidak hanya bertumpu pada pemerintah. Pihak swastapun boleh ...

Wawan Setiawan

Jokowi akan Gunakan KPK untuk Menekan PDIP Mengeluarkan Surat Rekom Gibran

Politik      

12 Jan 2020 | 854


Presiden RI saat ini Joko Widodo sedang mengusahakan surat rekomendasi dari PDIP demi maju anak sulungnya Gibran Rakabuming. Hal ini terlhat dari bergeraknya KPK ke markas PDI Perjuangan. ...

PBN (Private Blog Network) Senjata Ampuh Backlink, Salah Satu Layanan dari Rajabacklink.com

PBN (Private Blog Network) Senjata Ampuh Backlink, Salah Satu Layanan dari Rajabacklink.com

Tips      

25 Feb 2020 | 62


PBN atau Private Blog Network, jika diartikan secara umum adalah kumpulan dari domain yang dimiliki oleh seseorang atau oleh individu lain. Biasanya, PBN terdiri dari beberapa blog atau ...

Mengapa Tinggal di Kota Tidak Lebih Baik daripada Tinggal di Desa?

Mengapa Tinggal di Kota Tidak Lebih Baik daripada Tinggal di Desa?

Ulasan      

24 Feb 2020 | 36


Lintasdetik.com - Fenomena urbanisasi pernah menjadi permasalahan di Indonesia, dimana orang berbondong-bondong pergi ke kota hanya sekedar untuk mencari sebuah pekerjaan dan itu ...

Wow, Ada Momen Unik Antara Ahmad Dhani dengan Maia Estianty di Grand Final Indonesian Idol

Wow, Ada Momen Unik Antara Ahmad Dhani dengan Maia Estianty di Grand Final Indonesian Idol

Nasional      

25 Feb 2020 | 116


lintasdetik.com - Ada yang menarik di grand final Indonesian Idol season X, antara Lyodra Ginting dan Tiara Anugerah. Pada babak Challenge Tribute to Dewa 19, jagat twitter diramaikan ...