

Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Desmond J Mahesa turut mempertanyakan pembentukan laskar oleh Front Pembela Islam (FPI) dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara Komisi III DPR dengan keluarga korban tewas di ruas Tol Jakarta-Cikampek.
Desmond mempertanyakan apakah tujuan dari pembentukan laskar tersebut dalam rangka mendirikan negara Islam. Sambungnya, jika benar, maka hal itu bertentangan dengan ketentuan yang ada.
Pernyataan Desmond semakin menjadi sorotan publik karena ternyata Gerindra juga memiliki kelompok pengamanan yang disebut sebagai Laskar Gerindra atau Laskar Garda Merah Putih. Bahkan MUI dan NU juga mempunyai laskar mereka masing-masing, kenapa hanya FPI yang menjadi bahasan Desmond.
Dari penelusuran di dunia maya, diketahui ternyata pada Minggu tanggal 6 Mei 2018, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengukuhkan sejumlah kader Gerindra sebagai Laskar Divisi Raden Wijaya se-Jawa Timur di Pasuruan. Dalam satuan kader ini, Prabowo juga menyebut dengan istilah laskar.
Desmond ini seperti mau cari muka dan cari nama saja, cobalah berpikir secara bijak baca dulu AD atau ART nya FPI atau tujuan didirikannya FPI ? Saya bukan Anggota FPI dan tapi Saya Sangat Menghormati dan Simpati terhadap IB HRS dan FPI atas bakti sosialnya di indonesia.
Kalau bahasa Arab Laskar = Askar ? Tentara ? Nah Tentara dalam hal ini adalah tentara atau laskar yang membantu menegakkan keadilan, kebenaran, kemanusiaan serta keadaan darurat seperti gempa bumi, banjir, tsunami, dan lain-lain. Cuma mungkin ini karena FPI berbasis agama Islam ya dipakai lah nama Islam.
Jadi jangan ikut2an memframing umat Islam atau FPI mau mendirikan negara Islam seakan menuduh dan Memframing Negara Islam Buruk
Sedangkan yang jelas2 OPM sudah mendeklarasikan kemerdekaannya saja tidak ada tindakan apapun dari pemerintah
Padahal OPM sudah lengkap syarat mereka untuk mendirikan Negara didalam negara.
Mereka sudah punya presiden, punya panglima perang, punya bendera, punya kepala kepolisian, punya senjata serbu, punya lagu kebangsaan dan telah menyatakan kemerdekaannya. Mereka punya wilayah yang telah dikuasai secara fisik, punya dukungan dari negara asing, lalu kenapa semua seakan diam? Apakah karena OPM bukan organisasi Islam.
Kok dalam kondisi berduka justru malah seperti diadili oleh Anggota DPR ?
Bukan kah DPR itu dipilih oleh rakyat sebagai representasi suara rakyat kok ini justru malah menghakimi rakyat ?
Jangan lah berbuat Jumawa terhadap rakyat kecil
Harusnya Desmond ini bisa menegur sang bos Gerindra yang menjadi Menhan karena malah sibuk mengurusi menanam singkong, yang seharusnya bisa mengurusi masalah genting seperti OPM dan masalah penembakan 6 anggota laskar FPI.
Tips Memilih dan Membeli Karpet Masjid Berkualitas dan Murah
13 Maret 2019 | 2300
Sebuah Masjid atau musholah belumlah lengkap bila belum ada karpet sajadah di dalamnya. Sebagus apapun lantai dan keramiknya tetap saja tidak bisa lepas dari sebuah karpet sajadah. Karena ...
Manfaat Digital Marketing pada Kampanye Politik
30 Mei 2024 | 1064
Di tengah perkembangan teknologi informasi yang pesat, digital marketing menjadi sebuah strategi yang tak terelakkan dalam dunia politik. Dalam konteks kampanye politik, menggunakan ...
Cara Membangun Kepercayaan Pelanggan Melalui Review Produk
27 Jun 2026 | 60
Dalam dunia perdagangan digital yang semakin berkembang, kepercayaan adalah mata uang yang nilainya jauh melampaui harga produk itu sendiri. Pernahkah Anda merasa ragu saat hendak membeli ...
Maksimalkan Fitur Voucher dan Promo di TikTok Shop
11 Apr 2025 | 906
Di era digital saat ini, platform media sosial seperti TikTok tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai tempat mencari peluang bisnis, termasuk dalam penjualan ...
Strategi TikTok Ads untuk Meningkatkan ROI Bisnis Digital Secara Konsisten dan Efektif
30 Jun 2026 | 62
TikTok Ads saat ini menjadi salah satu kanal pemasaran digital paling kuat karena mampu menghasilkan traffic besar dalam waktu singkat. Namun, banyak bisnis mengalami masalah yang sama: ...
Strategi Pemasaran Digital 2026: Siap Menghadapi Era Algoritma Pencarian Visual
26 Des 2025 | 469
Memasuki 2026, dunia pemasaran digital menghadapi perubahan besar akibat munculnya algoritma pencarian visual yang semakin canggih. Teknologi ini mengubah cara konsumen menemukan produk dan ...