MU

Kepala BPIP Puasa Bicara karena Sempat Membuat Pernyataan Kontroversi, Pengamat: Itu Tidak Bijak!

1 Maret 2020  |  1810xDitulis oleh : Freelancer
Kepala BPIP Puasa Bicara karena Sempat Membuat Pernyataan Kontroversi, Pengamat: Itu Tidak Bijak!

lintasdetik.com - Puasa bicara yang dilakukan oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian wahyudi, dinilai keputusan yang kurang bijak. Hal ini disampaikan oleh Emrus Sihombing, pengamat komunikasi Politik dari Universitas Pelita Harapan. Emrus berpendapat, Yudian adalah pejabat publik yang malah seharusnya perlu untuk menyampaikan hasil kinerjanya kepada publik.

"Menurut saya itu sangat tidak bijak, sebagai pejabat publik dia harus bertanggungjawab kepada tugas-tugasnya," ujar Emrus, Ahad (1/3).

Seperti yang diketahui, sebelumnya Yudian sempat beberapa kali mengeluarkan pernyataan kontroversial. Yudian sempat menyebut bahwa agama adalah musuh besar dari Pancasila. Sontak, pernyataan ini mengundang ragam reaksi, termasuk dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). MUI bahkan mendesak agar Presiden Jokowi segera mencopot Yudian dari jabatannya sebagai Kepala BPIP. Kejadian inilah yang akhirnya membuat Yudian memilih untuk diam. Yudian seharusnya lebih sering untuk berbicara di depan publik, karena ini menyangkut dengan tanggungjawabnya sebagai Kepala BPIP.

"Saya berani mengatakan, satu detik pun tidak boleh berhenti mewacanakan tentang Pancasila kita. Kalau memang itu momentum yang pas, tidak boleh tutup mulut atau diam, tidak boleh. Sebagai pejabat publik dia harus menyampaikan tanggung jawabnya itu," jelas Emrus, yang juga sebagai direktur eksekutif Lembaga Emurs Corner.

Selain menyampaikan pandangannya, Emrus juga memberikan masukan agar Yudian belajar banyak tentang tata cara berkomunikasi di hadapan publik, agar tidak terjadi kembali kesalahan yang sama.

"Sebagai kepala BPIP dia perlu mempunyai kemampuan, kedewasaan komunikasi di ruang publik," saran Emrus.

Perlu diketahui, sebelumnya Yudian memilih untuk berpuasa dalam berbicara selama setahun. Hal ini akui dirinya untuk menghindari permasalahan yang sempat membuat ramai, beberapa waktu yang lalu. 

"Kira-kira setahunlah (puasa bicara), saya belajar dulu. Semua yang permulaan khan sulit ya. Harus belajar dulu, mengamati-amati dulu," kata dia, saat menolak permintaan wawancara sejumlah awak media, di Yogyakarta (29/2).

"Nanti rencananya kalau ada gini (wawancara) harus pakai draft agar saya tidak kepleset-lah. Ini demi kebaikan republik," lanjutnya.

Dirinya pun mengakui sudah mendapatkan imbauan dari DPR RI agar selalu menggunakan naskah tertulis yang telah dipersiapkan saat berbicara di depan publik. Yudian mengakui tersebut sebagai nasihat yang dia terima.

"Itu yang namanya kalau dalam Islam amar ma'ruf nahi munkar. Amar ma'ruf itu DPR memerintahkan kepada saya melakukan yang baik-baik. Kalau di depan publik pakai draft gitu, pakai humas kaya gitu jadi subjektivitas saya tidak terlalu menonjol," kata dia.

"Yang dibilang munkar ya tadi. Kalau kepleset ngomong kan munkar, dalam arti luas. Jadi saya terima ini sebagai nasihat," pungkasnya. (Rm/Red)

Baca Juga:
Strategi Komunikasi Konten Media Sosial untuk Meningkatkan Partisipasi Audiens

Strategi Komunikasi Konten Media Sosial untuk Meningkatkan Partisipasi Audiens

Tips      

12 Jan 2026 | 327


Partisipasi audiens menjadi elemen penting dalam keberhasilan komunikasi di media sosial. Partisipasi tidak hanya diukur dari jumlah tayangan, tetapi juga dari keterlibatan aktif audiens ...

Profil Gubernur Agustiar Sabran

Kiprah Agustiar Sabran: Pemimpin Muda dengan Semangat Besar untuk Kalteng

Politik      

24 Jun 2025 | 718


Profil Gubernur Agustiar Sabran, Provinsi Kalimantan Tengah, menarik perhatian banyak kalangan. Dalam dunia pemerintahan, sosok Agustiar Sabran telah menunjukkan kepemimpinan yang responsif ...

Paket Tour Malaysia dari Surabaya: Panduan Lengkap & Tips Liburan Seru

Paket Tour Malaysia dari Surabaya: Panduan Lengkap & Tips Liburan Seru

Wisata      

26 Feb 2026 | 285


Liburan ke luar negeri kini semakin mudah dengan hadirnya paket wisata yang dirancang secara profesional oleh biro perjalanan. Salah satu tujuan favorit wisatawan Indonesia adalah Malaysia ...

Profil Adang Daradjatun (PKS) Daerah Pemilihan DKI Jakarta III

Adang Daradjatun: Sosok Senior PKS yang Tetap Setia Mengabdi untuk Jakarta Timur

Politik      

12 Jun 2025 | 671


Profil Adang Daradjatun (PKS) Daerah Pemilihan DKI Jakarta III semakin menarik perhatian publik seiring dengan peningkatan aktivitas politik menjelang pemilihan umum. Adang Daradjatun ...

3 Destinasi Hits dan Populer di Indonesia yang Memukau

3 Destinasi Hits dan Populer di Indonesia yang Memukau

Wisata      

12 Jul 2022 | 1861


Indоnеѕіа mеnуіmраn ѕеgudаng destinasi wіѕаtа memukau уаng tеrѕеbаr dari Sabang hingga Mеrаukе. ...

Inilah Cara lembaga Mengembangkan Social Media Presence

Inilah Cara lembaga Mengembangkan Social Media Presence

Kuliner      

21 Jul 2024 | 995


Social media presence, atau kehadiran di media sosial, telah menjadi salah satu faktor kunci bagi lembaga masa kini. Dengan berbagai platform media sosial yang tersedia, lembaga memiliki ...