MU

Dicurigai Melebihi Izin Tinggal 14 WNA Penghuni Apartemen Green Pramuka City Diamankan

12 Nov 2019  |  126x | Ditulis oleh : FDT
Dicurigai Melebihi Izin Tinggal 14 WNA Penghuni Apartemen Green Pramuka City Diamankan

Dicurigai Melebihi Izin Tinggal 14 WNA Penghuni Apartemen Green Pramuka City Diamankan - Sebanyak 14 imigran gelap yang berasal dari Afrika diamankan di kantor Imigrasi Kelas 1 non-TPI Jakarta Pusat. Para imigran gelap tersebut di dapati tengah menginap di Apartemen Green Pramuka City yang bertempat di Jakarta Pusat. Para imigran gelap ini dinyatakan telah melanggar peraturan di Indonesia mengenai ketentuan bagi warga asing yang tinggal di Indonesia. Alvian Bayu Indra Yudha selaku Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian menyatakan kepada para wartawan bahwa para imigran yang diamankan tersebut ternyata telah melebihi waktu tinggal yang telah ditentukan di paspornya.

Klarifikasi Pihak Apartemen Green Pramuka City

Adapun pihak pengelola apartemen Green Pramuka City membenarkan kejadian tersebut. Head of Communication Green Pramuka City Lusida Sinaga menyatakan bahwa kejadian atau peristiwa ini tidak luput dari peran broker ilegal. Kebanyakan dari broker tersebut telah menawarkan sewa kamar untuk orang asing. Lusida menambahkan bahwa para imigran gelap tersebut ditangkap setelah tim intel dari kantor Imigrasi Kelas 1 non-TPI Jakarta Pusat melakukan giat inteldakim di area lokasi apartemen Green Pramuka City.

Untuk mengatasi hal ini Lusida menyatakan pihaknya akan lebih memperketat aturan yang diberlakukan untuk para penghuni apartemen Green Pramuka City terutama untuk WNA. Orang asing yang akan menyewa unit kamar di apartemen wajib memiliki paspor dan kartu izin tinggal terbatas atau kitas. Lusida juga menambahkan bahwa sebenarnya peraturan untuk tamu asing telah jelas. Orang asing yang menyewa unit apartemen diwajibkan memiliki beberapa persyaratan seperti adanya paspor dan kitas. Dan orang asing yang menyewa unit kamar juga harus memiliki visa kerja dan visa turis. Selain itu penyewaan unit kepada orang asing juga harus disertai dengan adanya laporan dari pihak penyewa kepada pihak pengelola dalam waktu 1x24 jam. Semua ketentuan ini tentunya diberlakukan demi menjaga keamanan apartemen dari kedatangan para imigran gelap seperti pada kasus yang sekarang sedang terjadi.

Lusida juga menambahkan bahwa dirinya akan semakin memperketat aturan kepada para penghuni apartemen Green pramuka City sehingga penyewaan unit kamar kepada orang asing tidak akan dilakukan secara sembarangan lagi.

Kronologi Kejadian

Ke-14 imigran gelap yang ditangkap pada sore hari kamis (24/10/2019) ini dihadiri pula oleh tim pengawasan orang asing dan pejabat dari pemerintah kota Jakarta Pusat. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 17.50 WIB. Namun 3 dari 14 imigran gelap tersebut kemudian dibebaskan karena telah memiliki paspor. Selain itu diketahui pula bahwa masa berlaku izin tinggal para imigran yang berasal dari Afrika tersebut telah melebihi batas waktu yang telah ditentukan atau diberikan. Sebanyak 11 imigran yang telah di dapatkan sedang berada di Apartemen Green Pramuka City tersebut kemudian dibawa menuju ke kantor imigrasi Kelas 1 non-TPI Jakarta Pusat kemudian didata. Para imigran gelap yang telah berhasil ditangkap oleh pihak Kantor Imigrasi Kelas 1 non-TPI Jakarta Pusat ini kini untuk sementara waktu diamankan di Rumah Detensi imigrasi.

Kevin Semuel Manus selaku Kepala Subseksi Intelijen Keimigrasian Jakarta Pusat menambahkan bahwa para imigran yang tidak memiliki paspor atau data secara lengkap tentu akan diamankan dan pengamanan sementara dilakukan di Rumah Detensi Jakarta Pusat. Hal ini diutarakannya saat ia dijumpai di kantor imigrasi kelas 1 non-TPI Jakarta Pusat tepatnya pada hari kamis (24/10/2019).

Berita Terkait
Baca Juga:
Bagi Anda Warga DKI Jakarta, Ini Langkah Penanggulangan Virus Corona yang Disampaikan oleh Anies

Bagi Anda Warga DKI Jakarta, Ini Langkah Penanggulangan Virus Corona yang Disampaikan oleh Anies

Nasional      

3 Maret 2020 | 236


lintasdetik.com - Bagi Anda warga DKI Jakarta, bila merasakan gejala mirip seperti yang terjangkit virus Corona, diharapkan untuk segera melapor melalui nomor 112 atau 119. Hal inilah ...

Ami, Mobil Mirip Mesin Cuci, namun Ramah Lingkungan

Ami, Mobil Mirip Mesin Cuci, namun Ramah Lingkungan

Tekno      

29 Feb 2020 | 230


 lintasdetik.com - Mobil listrik kembali hadir, kali ini Citroen memperkenalkannya. Mobil listrik ini ditargetkan untuk segmentasi dengan harga yang sangat rendah. Kendaraan ini ...

Imbas Kebijakan Penghentian Umroh dari Arab Saudi, Kepadatan di Soetta hingga Jemaah ditolak Masuk Saudi

Imbas Kebijakan Penghentian Umroh dari Arab Saudi, Kepadatan di Soetta hingga Jemaah ditolak Masuk Saudi

Nasional      

27 Feb 2020 | 279


lintasdetik.com - Menanggapi penghentian sementara umroh, Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Umroh dan Haji (Sapuhi), Syam Resfiadi, mengonfirmasi bahwa jemaah umrah sejak pukul 12.00 ...

Diperpanjang Kembali, PNS Bekerja dari Rumah sampai 13 Mei 2020

Diperpanjang Kembali, PNS Bekerja dari Rumah sampai 13 Mei 2020

Nasional      

20 Apr 2020 | 159


lintasdetik.com - Pemerintah kembali memperpanjang kebijakan untuk pelaksanaan bekerja dari rumah atau Work from Home (WFH) bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal ini dituangkan ...

Innalillahi, Ayahanda Ustadz Yusuf Mansur Meninggal Dunia, Tadi Pagi

Innalillahi, Ayahanda Ustadz Yusuf Mansur Meninggal Dunia, Tadi Pagi

Nasional      

13 Feb 2020 | 311


LintasDetik.com - Innalillaahi, Indonesia berduka. Ayahanda salah satu ulama Indonesia, Ustadz Yusuf Mansur atau yang akrab dipanggil UYM, meninggal dunia, pagi tadi. UYM mengabarkan ...

Rekomendasi Brand Bola Futsal Terbaik

Rekomendasi Brand Bola Futsal Terbaik

     

22 Mei 2020 | 67


Futsal merupakan olahraga yang hampir mirip dengan sepak bola. Sehingga banyak orang awam yang menganggapnya sama. Padahal dari segi pemain dan bola juga sudah jauh berbeda. Pemain sepak ...