rajaseo

Kisah Dua Pendeta Terkemuka Yang Memutuskan Menjadi Mualaf

14 Sep 2022  |  1758x | Ditulis oleh : FDT
Kisah Dua Pendeta Terkemuka Yang Memutuskan Menjadi Mualaf

Terdapat banyak kisah menjadi mualaf yang ada di Indonesia, dan tentunya itu terjadi karena kuasa Allah dan mendapat hidayah dari Allah. Dimana sebagian besar percaya akan adanya hidayah bagi orang-orang tertentu yang telah dipilih Allah SWT. Dan ini pula yang diakui dan terjadi oelh dua pemuka non muslim yang akhirnya menjadi menjadi mualaf karena mengaku mendapat hidayah.

Dahulu mereka termasuk sebagai dua pendeta senior, yaitu agustinus Christover Kainama dan Petrus Kali. Pastinya keputusan kedua pendeta tersebut untuk memeluk agama Islam tidaklah mudah dan menemui jalan yang berliku yang membuat mereka harus mempelajari ajaran Islam lebih dalam lagi.

Jadi seperti apa kisah haru dan alasan yang menggetarkan hati yang membuat mereka akhirnya memutuskan memeluk Islam. Berikut ini ulasannya.

1. Petrus Kali

Petrus Kali adalah mantan pendeta terkemuka asal Sulawesi Tengah yang sudah bertugas selama 22 tahun lamanya. Akan tetapi ia menyatakan memeluk agama Islam setelah mendapat hidayah dari Allah Subhanahu Wa ta’ala. Sebelum menjadi mualaf, petrus yang pada waktu itu berusia 55 tahun sering mengalami sakit-sakitan tetapi bisa sembuh. Hal itu menurutnya terjadi karena kuasa Allah Subhanahu wa ta’ala. Selama ini Petrus tinggal di dekat rumah ibadah.

Setelah melatunkan dua kalimat syahadat dan resmi memeluk Islam, Petrus Kali kemudian mengubah namanya menjadi Ahmad Fikri.  Selain Petrus terdapat 18 pengikutnya dari 6 keluarga yang merupakan warga setempat juga memutuskan menjadi mualaf.

2. Agustinus Christover

Christover Kainama dahulu merupakan seorang pendeta. Akan tetapi kemudian ia memutuskan untuk memeluk agama Islam pada 26 agustus 2009, bertepatan dengan bulan Ramadhan. Christover mengucapkan dua kalimat syahadat di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat. Ia adalah keturunan Ambon dan hidup di tengah keluarga yang taat beragama. Keputusannya tersebut membuat dirinya harus dikucilkan dari keluarga. Dan yang mengejutkan, ia mengaku keyakinannya memeluk agama Islam ternyata bukan bukan awalnya mempelajari alquran, melainkan karena memperdalam Alkitab sebagai kecintaan terhadap Yesus.

Christover sudah menjadi seorang pemuka agama sejak 2005. Dan juga dirinya pernah mengunjungi tempat-tempat suci untuk menimba ilmu agamanya dahulu. Dan yang menariknya setelah mempelajari ilmu kitab, Christover menemukan bahwa sosok agung yang selama ini ia ajarkan kepada jamaat ternyata tidak sama seperti dalam kitab aslinya. Sejak tahun 2000, fondasi keimanannya mulai runtuh. Setelah memeluk agama Islam Agustinus Christover Kainama mengganti namanya menjadi Ahmad Kainama dan ia pun melepas jabatannya sebagai pendeta.

Baca Juga:
Trading

Meningkatkan Potensi Bisnis Anda Melalui Promosi di Sosmed Layanan Trading Autopilot di Rajakomen.com

Tips      

3 Jun 2025 | 446


Di era digital saat ini, promosi di sosmed layanan trading autopilot menjadi salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan eksposur dan memperluas jaringan pelanggan. Banyak pelaku bisnis ...

SNPMB

Pastikan Kamu Daftar di Link Resmi SNBT 2026, Ini Panduannya

Pendidikan      

27 Apr 2025 | 955


Pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi tahun 2026 sudah semakin dekat. Bagi para siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, penting untuk memperhatikan setiap ...

Langkah-langkah Akselerasi Yayasan Janaka Indonesia dalam Mendorong Kemandirian Desa Berbasis Digital

Langkah-langkah Akselerasi Yayasan Janaka Indonesia dalam Mendorong Kemandirian Desa Berbasis Digital

Nasional      

28 Mei 2023 | 1312


Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Bidang Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), Abdul Muhaimin Iskandar semakin intens menyampaikan tentang alokasi dana ...

Demo

Mayoritas Publik Ingin Batas Usia Minimal Calon Kepala Daerah Dinaikan

Politik      

21 Jul 2024 | 845


Publik Indonesia saat ini tengah menjadi saksi dari perdebatan yang hangat terkait dengan batas usia minimal calon kepala daerah. Dalam beberapa diskusi publik dan media massa, mayoritas ...

Masjid Baitul Huda Menyelenggarakan Bandung BERANI bersama 1000 Santri Huffadz

Masjid Baitul Huda Menyelenggarakan Bandung BERANI bersama 1000 Santri Huffadz

Ulasan      

11 Maret 2025 | 466


Tentang Masjid Baitul Huda Masjid Baitul Huda atau biasa dikenal Masjid makan-makan adalah masjid yang menitik beratkan pada isu sosial (Makan Gratis) untuk mengajak orang Kembali kepada ...

Tips Menjadi Freelance Writer Berkualitas

Tips Menjadi Freelance Writer Berkualitas

Tips      

11 Jul 2024 | 516


Seiring dengan perkembangan teknologi, profesi freelance writer atau penulis lepas semakin diminati dan menjadi pilihan karier yang menarik bagi banyak orang. Menjadi freelance writer ...