

lintasdetik.com - Cukup maraknya penceramah agama yang hanya mengandalkan kelucuan saat berdakwah, disoroti oleh Mahfud MD. Mahfud yang merupakan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan ini, menyampaikan bahwa kedalaman agama penceramah yang hanya mengandalkan kelucuan, diragukan.
Hal ini disampaikan Mahfud saat menjadi salah satu pembicara di agenda Standarisasi Kompetensi Da'i, yang bertempat di Gedung MUI, Jakarta, Kamis (5/3) kemarin. Mahfud mengkritik terhadap media penyiaran mainstream, untuk sebaiknya memilih penceramah yang benar-benar memiliki kapasitas.
"Ini siapa sih yang ngatur tema dan milih ustaznya, di TV kok bisa seperti itu," ucap Mahfud MD.
Mahfud mencoba mencontohkan, misalnya ada penceramah, yang dirinya mengaku sebagai tokoh agama. Sangat baik ketika menyampaikan mengenai cerita dalam ceramahnya dengan dibalut unsur-unsur humor. Namun, saat dicek bacaan Al-Qur'an, masih kurang mumpuni. Sehingga, berdasarkan hal ini Mahfud mendorong kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan juga Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk dapat hadir dan seksama dalam menentukan serta memilih penceramah berkualitas. Tidak hanya sekedar mengejar rating semata. Dirinya berpendapat, dengan kondisi perkembangan media penyiaran di tengah arus persaingan yang begitu ketat, bukan hal yang mustahil televisi lebih memilih penceramah karbitan dalam ilmu agama, namun dapat menghibur audiens nya.
"Orang dikarbit hanya karena bisa ngelucu, bisa cerita horor, bisa mendramatisir masalah lalu dijadikan sebagai da'i," pungkasnya.
5 Cara Berinteraksi dengan Followers di Hari Anak Nasional yang Menghangatkan Hati
1 Apr 2025 | 298
Hari Anak Nasional adalah momen yang penuh makna dan kesempatan yang tepat untuk menunjukkan perhatian kita terhadap anak-anak. Di era digital saat ini, media sosial menjadi platform yang ...
15 Jan 2026 | 125
Masa kehamilan sering kali menjadi fase yang penuh rasa harap sekaligus cemas. Perubahan fisik, emosi yang naik turun, serta kekhawatiran tentang kesehatan janin membuat banyak ibu mencari ...
Biaya kuliah teknologi pangan s1 hanya 5 juta per semester sesuai rekomendasi universitas di bandung
3 Jan 2026 | 125
Dewasa ini, tantangan global mengenai ketahanan nutrisi berkualitas mengharuskan setiap negara memperkuat sektor pengolahan hasil pertanian secara berkelanjutan melalui inovasi. Mengambil ...
Promosi Efektif di Rajakomen.com: Tips Jualan Camilan Sosmed yang Ampuh
5 Jun 2025 | 447
Dalam dunia digital yang semakin berkembang, usaha jualan camilan lewat media sosial menjadi salah satu peluang yang sangat menjanjikan. Banyak pelaku usaha kecil hingga menengah yang kini ...
Mulai dari Nol? Jasa View dan Subscriber Bisa Bantu Awal Karirmu
20 Apr 2025 | 367
Memulai karir di dunia digital bisa menjadi tantangan tersendiri, terutama jika Anda berada di platform media sosial atau YouTube. Banyak orang memiliki potensi dan bakat yang luar biasa, ...
UMKM Siap Meningkatkan Omzet di 2026: 8 Strategi Internet Marketing 2026 yang Harus Diterapkan
22 Des 2025 | 267
Di era digital yang semakin maju, UMKM memiliki kesempatan besar untuk meningkatkan omzet dan memperluas jangkauan pasar. Menjelang tahun 2026, persaingan bisnis online diprediksi akan ...