RajaKomen

Kemendikdasmen Abdul Mu'ti Hormati Proses Hukum Dugaan Korupsi Chromebook Era Nadiem

5 Jul 2025  |  504x | Ditulis oleh : FDT
mendikdasmen

Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di era mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim kini tengah diselidiki Kejaksaan Agung. Menanggapi hal tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menyatakan sikap tegas untuk menghormati dan mendukung penuh proses hukum yang tengah berjalan.

Menurut Mu’ti, kasus tersebut tidak berkaitan dengan kebijakan dan kegiatan di bawah kepemimpinannya saat ini. “Peristiwa itu terjadi pada masa Mas Nadiem sebagai menteri, dan sudah tidak ada hubungannya dengan apa yang kami selenggarakan sekarang ini,” tegasnya dalam pernyataan resmi, Jumat, 30 Mei 2025.

Meski begitu, ia tetap menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil, objektif, dan tidak tebang pilih. Ia berharap Kejaksaan Agung mampu menuntaskan penyidikan secara profesional agar tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari.

Kasus ini bermula dari dugaan pemaksaan spesifikasi laptop Chromebook dalam proyek digitalisasi pendidikan senilai Rp3,58 triliun, yang juga dikaitkan dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp6,3 triliun. Chromebook dinilai kurang efektif karena tergantung koneksi internet, sementara masih banyak wilayah di Indonesia dengan infrastruktur jaringan yang terbatas.

Lebih lanjut, Kejagung mencium indikasi pemufakatan jahat dalam pengambilan keputusan teknis proyek, termasuk upaya mengarahkan tim teknis agar menyusun kajian yang mengunggulkan penggunaan Chromebook. Padahal, hasil uji coba di tahun 2019 terhadap 1.000 unit Chromebook menunjukkan banyak kendala teknis dalam proses pembelajaran.

Dalam proses penyidikan, Kejagung telah memeriksa 28 orang, termasuk dua mantan staf khusus Nadiem Makarim, berinisial FH dan JT.

Abdul Mu’ti berharap penyidikan ini bisa memberi kejelasan dan menjadi pembelajaran bagi tata kelola program digitalisasi pendidikan ke depan, agar lebih berorientasi pada kebutuhan riil di lapangan.

Berita Terkait
Baca Juga:
Resep Mudah Membuat Martabak Telor

Resep Mudah Membuat Martabak Telor

Kuliner      

14 Jun 2024 | 815


Martabak telor merupakan salah satu camilan favorit masyarakat Indonesia. Dipadukan dengan telur, daging cincang, dan rempah-rempah, martabak telor menjadi camilan yang lezat dan menggugah ...

Jasa Buzzer Untuk Mempengaruhi Opini Publik

Jasa Pengaruh Opini: Pendamping Setia Saat Reputasi Terancam

Tips      

14 Apr 2025 | 294


Dalam era digital yang penuh gejolak informasi, reputasi suatu individu atau perusahaan dapat terancam oleh berbagai faktor, termasuk komentar negatif, berita palsu, atau krisis komunikasi. ...

Jasa Like Shopee Untuk Meningkatkan Penjualan Online

Jasa Like Shopee: Bangun Komunitas Pembeli yang Aktif di Sekitar Produk Anda

Tips      

23 Maret 2025 | 460


Dalam era digital ini, penjualan online telah menjadi salah satu cara paling efektif untuk memasarkan produk. Platform seperti Shopee memberikan kesempatan bagi para penjual untuk ...

Social Listening

Mitos dan Fakta tentang Social Listening yang Perlu Diketahui

Tips      

5 Maret 2025 | 428


Social Listening atau mendengarkan suara publik di media sosial menjadi semakin penting dalam dunia pemasaran modern. Strategi ini membantu brand untuk memahami opini publik dan mengenali ...

Cara Promosi Toko Sepeda Agar Ramai Pembeli Dengan Google Bisnisku

Cara Promosi Toko Sepeda Agar Ramai Pembeli Dengan Google Bisnisku

Tips      

30 Mei 2024 | 634


Promosi adalah hal yang penting dalam memasarkan produk atau jasa, termasuk toko sepeda. Dengan semakin berkembangnya teknologi, promosi melalui online menjadi salah satu strategi yang ...

Akhirnya, Turki dan Rusia mencapai Kesepakatan atas Konflik di Suriah, Begini Kesepakatannya

Akhirnya, Turki dan Rusia mencapai Kesepakatan atas Konflik di Suriah, Begini Kesepakatannya

Kuliner      

6 Maret 2020 | 1647


lintasdetik.com - Setelah sempat memanas, akhirnya Turki dan Rusia, mengumumkan gencatan senjata militer di Idlib, Kamis (5/3) waktu setempat. Keputusan ini terjadi setelah ...