

Siapa tak kenal penyayi yang satu ini? dia sering membawakan lagu-lagu religi asal Indonesia. Ya, Opick sebutannya. Beliau senantiasa menyenandungkan syair-syair indah dengan kalimat-kalimat islami. Lagu-lagunya sangat digemari mulai dari kalangan anak-anak hingga orang tua karena setiap baitnya menyejukan hati, begitu kata penikmat lagunya.
Tahukah anda, ada satu lagu Opick yang sangat populer di telinga orang Indonesia. Bahkan lagu ini banyak diterjemahkan dalam berbagai bahasa daerah di Indonesia. Lagu ini berjudul Obat Hati, sering diterjemahkan dalam bahasa jawa Tombo Ati. Ternyata lagu ini merupakan kutipan dari salah satu kitab yang dikarangan oleh Imam Besar yakni Imam An Nawawi. Imam An Nawawi pun mengutip salahsatu perkataan ulama sufi bernama Ibrahim Al Khowash.
Dalam lirik lagu yang dibuat oleh Opick terdapat penggalan sebagai berikut
Obat hati ada lima perkaranya,
Pertama baca quran dan maknanya
Yang kedua shalat malam dirikanlah
Yang ketiga berkumpulah dengan orang Shaleh
Yang keempat perbanyaklah berpuasa
Yang kelima zikir malam berpanjangan
Dari beberapa lirik tersebut ternyata sama persis dengan kalimat yang terdapat dalam kitab At-Thibyan fii Adabi Hamalatilquran karangan Imam An Nawawi.
Obat hati terdapat 5 perkara, membaca Alquran dan mentadaburinya, mengosongkan perut (berpuasa), qiyamullai (shalat malam), Merendahkan diri di hadapan Allah pada sepertiga malam serta berkumpul dengan orang-orang shaleh.
Meskipun urutannya berbeda, namun isi dari bait dan kitab tersebut sama. Maka dapat dismpulkan sumbernya betul ya dari kitab tersebut. Lalu apa yang harus kita maknai dari lagu yang dibuat oleh Opick tersebut?
Pada dasarnya, tidak semua manusia mampu menerima dengan baik dalil-dalil yang disampaikan oleh para mubaligh. Namun demikian, bagi siapapun yang ingin berdakwah, berdakwah tidak hanya selalu orang yang berbicara di atas mimbar atau di masjid-masjid saja, akan tetap kita sebagai manusia yang merasa ilmu agamanya bisa berdakwah seperti Opick yang bakatnya dalam menyanyi.
Hukum dakwah itu wajib bagi setiap muslim tapi sesuai kemampuannya. Tidak ada manusia yang tidak memiliki bakat dalam dirinya. Yang ada hanyalah tidak ada kemauan saja. Orang yang memiliki bakat dalam seni, berdakwahlah dalam seni seperti wali songo dulu. Yang bakatnya dalam beradu peran, buatlah film yang membuat orang lain ingat kebaikan.
So, kita manusia harus hidup bermanfaat ya guys! Semoga pembahasan tadi bisa membuat kita bersemangat dalam menebar kebaikan. Aamiin..
7 Aneka Resep Sayur Lodeh Rumahan yang Enak dan Mudah Dibuat, Masakan Indonesia yang Mendunia
21 Jul 2024 | 689
Sayur lodeh merupakan salah satu masakan khas Indonesia yang telah mendunia. Dengan campuran rempah-rempah yang kaya dan sayuran yang segar, sayur lodeh menjadi pilihan yang tepat untuk ...
PB IDI: Orang Sehat Dianjurkan Lebih Sering Cuci Tangan, Masker untuk Orang Sakit
5 Maret 2020 | 1614
lintasdetik.com - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) angkat bicara kaitan dengan maraknya penggunaan masker berkaitan dengan mewabahnya virus Corona. PB IDI mengatakan ...
Manfaat Desain Responsive untuk SEO Mobile Bisnis Online dalam Meningkatkan Daya Saing Digital
26 Jun 2026 | 44
Dalam perkembangan ekonomi digital modern, keberadaan website yang responsif telah menjadi kebutuhan mendasar bagi pelaku bisnis yang ingin mempertahankan daya saing di pasar daring. ...
Update Seputar Berita Jawa Barat Terbaru: Isu Lokal, Cuaca dan Peristiwa Terkini
26 Feb 2026 | 557
Provinsi Jawa Barat (Jabar) terus menjadi pusat perhatian berbagai isu dan peristiwa penting yang memengaruhi kehidupan masyarakatnya. Dari perkembangan politik, sosial, hingga ...
Tryout Online Sistem Informasi Kesehatan: 5 Tools Digital yang Perlu Dikuasai Mahasiswa Kesehatan
10 Jun 2025 | 584
Dalam era digital saat ini, persiapan untuk ujian dalam bidang Sistem Informasi Kesehatan menjadi semakin inovatif dan efektif berkat adanya tryout online. Tryout Online Sistem Informasi ...
29 Jan 2026 | 287
Latihan soal SMP PPKn online memiliki peran penting dalam mendukung pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di tingkat sekolah menengah pertama. PPKn tidak hanya bertujuan ...