rajatraffic

PB IDI: Orang Sehat Dianjurkan Lebih Sering Cuci Tangan, Masker untuk Orang Sakit

5 Maret 2020  |  59xDitulis oleh : Freelancer
PB IDI: Orang Sehat Dianjurkan Lebih Sering Cuci Tangan, Masker untuk Orang Sakit

lintasdetik.com - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) angkat bicara kaitan dengan maraknya penggunaan masker berkaitan dengan mewabahnya virus Corona. PB IDI mengatakan bahwa penggunaan makser lebih efektif hanya digunakan untuk orang yang sakit. Adapun bagi mereka yang masih sehat, lebih dianjurkan untuk mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir.

"Pertama untuk orang sehat paling efektif adalah cuci tangan dibanding pakai masker. Masker diutamakan untuk orang sakit," kata dr Erlina Burhan Sp.P(K), menjelaskan ihwal penyakit Covid-19, di kantornya, PB IDI Jakarta, Kamis (5/3).

Erlina melanjutkan, bahwa mencuci tangan merupakan cara yang lebih efektif untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, ketimbang memilih untuk menggunakan masker. Covid-19 tidak menular melalui udara, melainkan melalui droplet, atau percikan yang keluar dari mulut atau pun hidung orang yang sakit. Lalu, menempel pada benda-benda di sekitarnya, seperti meja, kursi, ataupun benda lain.

Virus yang komposisinya terdiri dari lapisan lemak, akan terganggu ketika terkena detergen dari hasil cuci tangan. Detergen tersebut mengganggu susunan virus yang pada akhirnya membuat virus, termasuk virus Covid-19, mati. Erlina bahkan menambahkan, penggunaan sabun dan air yang mengalir lalu dibasuh selama 20 detik saja, itu sudah cukup untuk membasmi kuman yang ada di tangan. Masyarakat sebenarnya tidak perlu sampai menggunakan sanitizer.

"Tidak usah sanitizer. Yang punya akses ke tempat cuci tangan, pakai saja sabun dan air," jelas Erlina.

Dirinya menyampaikan bahwa harga masker maupun hand sanitizer di pasaran sudah masuk dalam harga yang tidak masuk akal. Maraknya pembelian masker dan sanitizer tersebut dipahami memang sebagai bagian dari kewaspadaan masyarakat atas penyebaran penyakit dari virus Covid-19 ini. Namun dirinya berpesan, agar masyarakat tidak perlu untuk panik.

"Penyakit ini jangan disamakan dgn flu burung yang kematiannya sangat tinggi. Yang meninggal 2-3 persen, kemungkinan sembuh ada di angka 97 persen jadi jangan terlalu panik juga. Banyak juga penyakit lain yang angka kematiannya lebih besar," pungkas Erlina.

Berita Terkait
Baca Juga:
Cara Membuat Gantungan Kunci Dari Kain Flanel

Cara Membuat Gantungan Kunci Dari Kain Flanel

Wanita      

3 Jun 2020 | 66


Mungkin ada sebagian orang yang sudah merasa bosan karena sedang menjalani karantina mandiri. Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menghilangkan rasa bosan tersebut, salah satunya ...

Dana Syariah Motor Solusi Masalah Keuangan Anda Bebas Riba

Dana Syariah Motor Solusi Masalah Keuangan Anda Bebas Riba

Ulasan      

2 Okt 2019 | 131


Dana Syariah Motor Solusi Masalah Keuangan Anda Bebas Riba - Terkadang ada saat-saar dimana keuangan kita sedang dalam masa sulit sehingga tidak ada cadangan dana untuk keperluan tertentu ...

Wow, Ada Momen Unik Antara Ahmad Dhani dengan Maia Estianty di Grand Final Indonesian Idol

Wow, Ada Momen Unik Antara Ahmad Dhani dengan Maia Estianty di Grand Final Indonesian Idol

Nasional      

25 Feb 2020 | 128


lintasdetik.com - Ada yang menarik di grand final Indonesian Idol season X, antara Lyodra Ginting dan Tiara Anugerah. Pada babak Challenge Tribute to Dewa 19, jagat twitter diramaikan ...

7 Cara Ampuh Mengatasi Kejenuhan Di Kantor

7 Cara Ampuh Mengatasi Kejenuhan Di Kantor

Tips      

2 Jul 2020 | 153


Suatu kegiatan yang monoton dan terus menerus seperti itu saja setiap harinya akan cepat membuat kita merasa jenuh dan bosan, biasanya hal ini dialami oleh banyak pegawai atau orang yang ...

Gunakan Kemasan Minuman Yang Unik Agar Lebih Menarik Untuk Usaha Minuman Anda

Gunakan Kemasan Minuman Yang Unik Agar Lebih Menarik Untuk Usaha Minuman Anda

Ulasan      

10 Des 2019 | 120


Gunakan Kemasan Minuman Yang Unik Agar Lebih Menarik Untuk Usaha Minuman Anda - Saat ini semakin banyaknya para pengusaha kuliner yang mengincar membuka usaha minuman kemasan. Seiring ...

Obat Tradisional Untuk Mengobati Sariawan

Obat Tradisional Untuk Mengobati Sariawan

Herbal      

7 Feb 2019 | 282


Sariawan adalah luka berwarna putih yang muncul akibat adanya infeksi jamur. Biasanya yang terkena infeksi jenis ini kondisi tubuhnya atau kekebalan tubuhnya sedang menurun. Lidah tergigit ...