rajapress

Panca Dharma Partai Gerakan Rakyat: Fondasi Karakter untuk Indonesia yang Lebih Adil dan Berdaya

1 Maret 2026  |  139x | Ditulis oleh : FDT
Panca Dharma Partai Gerakan Rakyat: Fondasi Karakter untuk Indonesia yang Lebih Adil dan Berdaya

Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, tampil tegas dan inspiratif ketika menjelaskan esensi ideologis partai baru ini dalam siaran langsung di program Beritasatu Utama melalui kanal YouTube @BeritaSatuChannel pada 19 Januari 2026. Arah perjuangan partai ini jelas, kuat, dan sarat makna: memajukan Indonesia menuju negara yang adil dan makmur bagi seluruh rakyat, bukan hanya sebatas slogan.

Sahrin menegaskan bahwa Partai Gerakan Rakyat bukan sekadar organisasi politik biasa — tetapi sebuah wadah perjuangan kolektif yang lahir dari aspirasi nyata masyarakat, terutama mereka yang mendukung gagasan besar tentang keadilan sosial yang selama ini diperjuangkan secara konsisten oleh tokoh inspiratif nasional.

Mengapa Partai Ini Lahir?

Dalam paparannya, Sahrin Hamid menekankan bahwa partai ini hadir untuk menjawab tantangan zaman dengan sebuah platform ideologis yang kuat, yaitu Panca Dharma. Nilai-nilai ini tidak hanya menjadi sekedar prinsip formal, tetapi merupakan bahan dasar karakter setiap kader yang akan turun langsung memberi kontribusi bagi perubahan bangsa.

Lebih dari itu, Panca Dharma dirancang sebagai landasan moral dan spiritual yang menggerakkan kader agar konsisten antara ucapan dan tindakan — sesuatu yang sangat langka sekaligus sangat dibutuhkan di Republik ini.

1. Religiusitas: Landasan Spiritualitas dan Etika Perjuangan

Prinsip pertama Panca Dharma menegaskan bahwa perjuangan politik tidak boleh dipisahkan dari nilai-nilai spiritual yang luhur. Sahrin menekankan pentingnya internalisasi nilai keagungan — bahwa setiap insan tidak hanya berkarya untuk kepentingan pribadi atau golongan, tetapi juga menjaga hubungan baik dengan sesama dan alam semesta.

Dengan demikian, kader partai diharapkan bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual yang menguatkan dasar moral setiap keputusan yang diambil. Ini adalah upaya menjadikan politik sebagai medan pelayanan, bukan arena ambisi semata.

2. Nasionalisme Kerakyatan: Cinta Tanah Air yang Berujung pada Kesejahteraan Rakyat

Selanjutnya, nasionalisme yang dipahami oleh Partai Gerakan Rakyat tidak semata cinta simbol dan wilayah, tetapi cinta yang diwujudkan dengan kerja nyata untuk rakyat. Prinsip ini memaknai kebanggaan terhadap Indonesia bukan sebagai wacana kosong, tetapi sebagai panggilan untuk terus memperjuangkan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.

Menurut Sahrin, nasionalisme kerakyatan adalah bentuk cinta tanah air yang inklusif — melibatkan seluruh rakyat dalam proses pembangunan, memastikan tidak ada rakyat yang tertinggal.

3. Kersa Ksatria: Niat Baik yang Diikuti Aksi Nyata

Prinsip ketiga menempatkan keberanian moral sebagai karakter penting bagi setiap kader. Kersa ksatria berarti keinginan kuat untuk berbuat baik, disertai keberanian untuk mewujudkannya dalam tindakan konkret.

Sahrin menegaskan bahwa berpolitik bukan sekedar meraih posisi atau pengaruh, tetapi menegakkan kebenaran dengan penuh keberanian — tanpa kompromi terhadap prinsip. Ini adalah panggilan kepada kader untuk menjadi pribadi yang konsisten dan berani dalam membela kebenaran.

4. Kasih Sayang: Empati sebagai Roh Perjuangan

Prinsip keempat menempatkan empati sebagai inti dari hubungan antar manusia. Sahrin menjelaskan bahwa setiap kader harus memiliki rasa kasih sayang yang tulus terhadap sesama anak bangsa — bukan hanya kepada mereka yang sependapat, tetapi kepada semua elemen masyarakat tanpa pengecualian.

Nilai kasih sayang ini mengingatkan bahwa politik yang benar adalah politik yang membawa keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

5. Integritas Moral: Persatuan antara Kata dan Perbuatan

Pilar terakhir—integritas moral—menjadi batu ujian utama bagi setiap kader. Sahrin menekankan bahwa integritas berarti apa yang diucapkan oleh seorang kader harus selaras dengan tindakan nyata yang dilakukannya.

Dalam praktiknya, integritas moral menjadi kendali bagi kader untuk menghindari janji kosong atau tindakan yang bertentangan dengan prinsip yang diikrarkan. Ketika kata dan perbuatan sejalan, itulah wujud komitmen terhadap rakyat dan bangsa.

Pesan Akhir: Politik Sebagai Pelayanan, Bukan Kepentingan

Melalui Panca Dharma, Sahrin Hamid ingin menanamkan satu pesan kuat: bahwa politik sejati adalah bentuk pelayanan kepada rakyat — bukan sarana untuk mencari keuntungan politik semata. Setiap kader diharapkan menjadi contoh nyata dari nilai-nilai tersebut dalam keseharian, baik dalam tindakan politik maupun dalam pergaulan sosial.

Dengan pondasi karakter yang kuat ini, Partai Gerakan Rakyat berambisi menjadi kekuatan baru yang membawa perubahan nyata bagi Indonesia — menuju masyarakat yang berkeadilan, berdaya, dan bermartabat untuk semua.

Berita Terkait
Baca Juga:
Inilah Cara lembaga Mengembangkan Social Media Presence

Inilah Cara lembaga Mengembangkan Social Media Presence

Kuliner      

21 Jul 2024 | 960


Social media presence, atau kehadiran di media sosial, telah menjadi salah satu faktor kunci bagi lembaga masa kini. Dengan berbagai platform media sosial yang tersedia, lembaga memiliki ...

anies baswedan

Prabowo: Ngapain Gus Imin Cepat-Cepat Jadi Cawapres? Mendingan Saya, Nunggu Perintah Jokowi Saja!

Nasional      

2 Sep 2023 | 1523


Gempa perpolitikan baru saja terjadi pada saat Anies Baswedan menggandeng Muhaimin Iskandar sebagai cawapresnya. Sangat diluar jangkauan pikiran, karena PKB selama 10 tahun selalu bersama ...

Cara Membuat Konten Media Sosial agar Lebih Banyak Like dan Komentar melalui Pendekatan Ilmiah, Humanis, dan Strategi Optimasi Digital

Cara Membuat Konten Media Sosial agar Lebih Banyak Like dan Komentar melalui Pendekatan Ilmiah, Humanis, dan Strategi Optimasi Digital

Tips      

6 Mei 2026 | 1


Dalam ekosistem media sosial modern, jumlah like dan komentar bukan hanya indikator popularitas, tetapi juga representasi dari tingkat keterlibatan audiens terhadap suatu konten. Oleh ...

Analogi TIU: Cara Mengelompokkan Hubungan Kata

Analogi TIU: Cara Mengelompokkan Hubungan Kata

Pendidikan      

26 Maret 2025 | 444


Analogi TIU (Tes Intelijensi Umum) merupakan salah satu bagian penting dalam berbagai ujian, baik dalam rangka penerimaan pegawai negeri maupun di institusi pendidikan tinggi. Dalam ...

Strategi Instagram Algorithm Hack System untuk Meningkatkan Reach Organik di Tahun 2026

Strategi Instagram Algorithm Hack System untuk Meningkatkan Reach Organik di Tahun 2026

Tips      

11 Apr 2026 | 121


Strategi Instagram algorithm hack system menjadi salah satu pendekatan yang banyak dibahas dalam upaya meningkatkan reach organik di tahun 2026. Dalam ekosistem Instagram yang semakin ...

Manfaat Blog untuk Memperkenalkan Program Unggulan Universitas

Manfaat Blog untuk Memperkenalkan Program Unggulan Universitas

Tips      

9 Maret 2025 | 483


Di era digital saat ini, keberadaan blog telah menjadi salah satu alat komunikasi yang sangat efektif. Bagi universitas, blog dapat berperan penting dalam memperkenalkan program unggulan ...